Mutiara Headline
banner 325x300
Kirim Berita Suara Pembaca
BeritaDaerahPemerintah

BPBD Tuban Ingatkan Warga Waspada Hadapi Bahaya Angin Puting Beliung

3215
×

BPBD Tuban Ingatkan Warga Waspada Hadapi Bahaya Angin Puting Beliung

Sebarkan artikel ini
Angin puting beliung menerjang kandang hewan ternak, di Desa Sawir, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban
Foto : Angin puting beliung menerjang kandang hewan ternak, di Desa Sawir, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu (4/11) siang pukul 11.45 WIB. (BPBD Kabupaten Tuban)

Headline.co.id (Tuban) ~ Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban memberikan peringatan serius kepada warganya untuk tetap waspada dan siap siaga menghadapi potensi bahaya angin puting beliung. Peringatan ini datang setelah fenomena cuaca ekstrim tersebut menerjang wilayah Tuban pada hari Sabtu (4/11) pukul 11.45 WIB.

Baca juga: Mahfud MD Berharap MKMK Berikan Keputusan Terbaik Untuk Demokrasi di Indonesia

Angin puting beliung adalah ancaman cuaca ekstrem yang biasanya muncul saat terjadi perubahan musim, seperti transisi dari musim kemarau ke penghujan, atau sebaliknya. Menanggapi peristiwa ini, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tuban, Sudarmadji, mengimbau warga agar tetap waspada dan mengingatkan perangkat daerah terkait, mulai dari tingkat desa hingga kecamatan, untuk bersinergi dalam menghadapi fenomena ini.

“Saya mengimbau warga agar tetap waspada mengingat saat ini wilayah Tuban sudah memasuki musim pancaroba, masa di mana terjadi transisi antara dua musim, yakni musim kemarau menuju musim penghujan,” ujar Sudarmadji.

Baca juga: Tragis! Ibu dan Anak Tercebur ke Saluran Air Akibat Hujan Deras di Boyolali

Sudarmadji juga memberikan informasi bahwa angin puting beliung telah merusak atap kandang hewan ternak di Desa Sawir, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur. Kejadian pertama kali diketahui oleh warga setelah melihat kumpulan awan gelap disertai angin kencang di lahan milik sebuah perusahaan semen di wilayah tersebut.

“Atap kandang yang rusak ini milik kelompok usaha binaan perusahaan swasta. Memang awalnya itu hujan, sudah dua hari ini wilayah Tuban ini sering hujan,” tambahnya.

Berita baiknya, tidak ada korban jiwa akibat angin puting beliung ini karena angin tersebut tidak mengenai pemukiman warga. Namun, kerugian materiil akibat kerusakan atap kandang hewan ternak berupa sapi, kambing, dan bebek ditaksir mencapai Rp25 juta.

Baca juga:Prediksi Cuaca Yogyakarta 5 November, Cuaca Cerah Mewarnai DIY Sleman Diguyur Hujan Ringan

Sudarmadji menjelaskan, “Tidak ada pemukiman warga yang terkena dampak angin. Angin puting beliung ini mengubah arah sebelum mengenai rumah-rumah warga.”

Menghadapi potensi bahaya angin puting beliung di masa pancaroba, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk meningkatkan kesiapsiagaan. BPBD Tuban dapat berkolaborasi dengan dinas terkait untuk melakukan pemangkasan ranting-ranting pohon di ruang publik. Sementara itu, warga diharapkan memperkuat atap rumah dan melakukan pemangkasan pohon di sekitar rumah guna menghindari potensi tumbangnya pohon.

Peringatan dari BPBD ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat Tuban untuk selalu waspada dan siap siaga dalam menghadapi potensi bahaya alam yang dapat muncul kapan saja, terutama selama masa pancaroba.

Baca juga: Penemuan Mayat Bayi Terbungkus Plastik di Karanggede, Boyolali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tanah Berlubang di Rongkop Gunungkidul
Daerah

Headline.co.id, Gunungkidul, 24 Januari 2024 – Kecemasan melanda warga Padukuhan Wuni, Kalurahan Melikan, Kapanewon Rongkop, Kabupaten Gunungkidul, setelah dua lubang misterius muncul dari tanah yang tiba-tiba amblas. Badan Penanggulangan Bencana…