Headline.co.id, Bandung ~ PERSIB U16 bersiap menghadapi Arema FC pada lanjutan Grup B Elite Pro Academy (EPA) ONE di SPOrT Jabar, Arcamanik, Kota Bandung, Sabtu, 7 November 2026. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Maung Ngora untuk melanjutkan tren kemenangan sekaligus mempertahankan posisi di papan atas klasemen. Pelatih PERSIB U16, Agi Maulana, menyiapkan tim melalui evaluasi pertandingan sebelumnya dan penguatan permainan secara individu maupun kolektif. Meski unggul dalam klasemen sementara, PERSIB U16 diminta tetap fokus karena Arema FC berupaya bangkit.
Persib U16 Diminta Tidak Terlena
PERSIB U16 saat ini berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup B dengan koleksi 18 poin. Raihan tersebut diperoleh dari enam kemenangan.
Posisi itu membuat PERSIB U16 berada di atas Arema FC yang menempati peringkat keenam dengan delapan poin. Arema FC mengumpulkan poin tersebut dari dua kemenangan, dua hasil imbang, dan empat kekalahan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Namun, perbedaan posisi di klasemen tidak membuat Agi Maulana menganggap pertandingan akan berlangsung mudah. Ia mengingatkan para pemain agar tidak terlena oleh catatan positif yang telah diraih PERSIB U16.
Menurut Agi, Arema FC tetap menjadi lawan yang patut diwaspadai. Tim berjuluk Singo Edan Muda itu tengah berusaha menemukan momentum kebangkitan setelah mencatatkan satu kemenangan dan satu hasil imbang saat menghadapi PSIS Semarang pada pekan sebelumnya.
Peringatan tersebut juga telah disampaikan kepada para pemain dalam sesi latihan terakhir. Agi meminta anak asuhnya tetap mempertahankan standar permainan, siapa pun lawan yang dihadapi.
“Sudah disampaikan di sesi terakhir latihan kepada seluruh pemain, siapapun dan bagaimana pun lawannya, saya harap anak-anak bisa menunjukkan perkembangan dan tidak menurunkan standar,” ujar Agi.
Evaluasi Jadi Bagian Persiapan
Menjelang laga melawan Arema FC, tim pelatih PERSIB U16 melakukan persiapan untuk meningkatkan kualitas permainan. Persiapan itu mencakup aspek individu dan kolektif, dengan evaluasi pertandingan sebelumnya sebagai salah satu dasar pembenahan.
Agi menyebut evaluasi dilakukan setelah pertandingan melawan Persis Solo. Selain memperbaiki permainan, tim pelatih juga berupaya membangun kembali kepercayaan diri pemain dan menyempurnakan kolektivitas tim.
“Kami sudah persiapkan anak-anak secara menyeluruh, mulai dari evaluasi setelah melawan Persis Solo, membangun kepercayaan diri pemain hingga terus berusaha menyempurnakan kolektivitas. Kami ingin tampil sebagai satu kesatuan, bukan mengandalkan kemampuan individu,” kata Agi, Jumat, 6 November 2026.
Pernyataan tersebut menunjukkan fokus PERSIB U16 tidak hanya diarahkan pada kemampuan perorangan. Agi ingin timnya bermain sebagai satu kesatuan ketika menghadapi Arema FC di SPOrT Jabar.
Dinamika Laga Usia Muda
Agi menilai pertandingan pada kelompok usia muda memiliki tantangan tersendiri. Setiap pertandingan dapat menghadirkan dinamika yang berbeda sehingga pemain perlu menjaga kesiapan mental, motivasi, dan semangat juang.
Karena itu, hasil pertandingan sebelumnya dan posisi di klasemen tidak boleh menjadi alasan bagi pemain untuk menurunkan intensitas. Menurut Agi, faktor nonteknis tersebut dapat menentukan penampilan tim dalam pertandingan.
“Dalam sepak bola, setiap pertandingan itu berbeda karena memiliki dinamikanya masing-masing, terlebih pada kelompok usia muda. Jadi, motivasi dan semangat pemain bisa menjadi faktor yang sangat menentukan,” tambahnya.
Dengan persiapan yang dilakukan melalui evaluasi, pembangunan kepercayaan diri, dan penguatan kolektivitas, PERSIB U16 akan berusaha menjaga konsistensi saat menjamu Arema FC. Maung Ngora juga dituntut mempertahankan fokus agar tren kemenangan dapat berlanjut pada laga lanjutan Grup B EPA ONE tersebut.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















