Headline.co.id ~ PERSIB akan menjalani agenda pertandingan padat dengan 10 laga dalam 30 hari. Kapten PERSIB, Marc Klok, menyebut rangkaian pertandingan tersebut menjadi tantangan bagi pemain dan staf pelatih karena tingginya intensitas laga serta perjalanan yang harus dijalani. Menghadapi kondisi itu, seluruh elemen tim dituntut beradaptasi dan menjaga kebugaran fisik serta mental. Klok menilai kesiapan tersebut penting agar para pemain dapat melewati periode padat dan tetap memberikan kontribusi saat mendapat kesempatan bermain.
Marc Klok: Mentalitas Jadi Kunci
Marc Klok mengatakan PERSIB harus mampu mengelola berbagai keterbatasan selama menjalani 10 pertandingan dalam 30 hari. Menurut dia, padatnya jadwal berpotensi memengaruhi kondisi pemain, termasuk akibat cedera dan kelelahan fisik.
Kapten PERSIB itu menyebut mentalitas menjadi salah satu aspek penting untuk menghadapi situasi tersebut. Pemain tidak hanya harus menjaga kondisi tubuh, tetapi juga mempertahankan keyakinan dan kesiapan menghadapi setiap pertandingan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Menurut saya kata yang paling penting mungkin adalah bertahan hidup (survive), dengan cedera, dengan kondisi fisik, tetapi juga dengan mentalitas. Kita harus bertahan dengan mentalitas untuk mengatasi ini dan untuk menghadapinya,” kata Klok.
Pernyataan tersebut menggambarkan tantangan yang harus dihadapi PERSIB ketika waktu pemulihan di pertandingan terbatas. Para pemain perlu mengelola kondisi diri agar tetap siap mengikuti rangkaian laga yang berlangsung dengan intensitas tinggi.
PERSIB Diminta Mengoptimalkan Pemulihan
Selain mentalitas, Klok menekankan pentingnya menjaga hal-hal mendasar yang berkaitan dengan kebugaran pemain. Waktu tidur, asupan nutrisi, pemulihan, serta perawatan dari fisioterapis disebut menjadi bagian yang harus dioptimalkan selama agenda pertandingan padat.
“Kita harus tidur seoptimal mungkin, nutrisi harus optimal, mungkin pemulihan (recovery), perawatan dari fisioterapis, untuk otot-otot,” jelas Klok.
Menurut Klok, perhatian terhadap aspek tersebut diperlukan agar pemain dapat mempertahankan kondisi hingga seluruh rangkaian pertandingan selesai. Keterbatasan waktu di laga membuat setiap bagian dari proses pemulihan harus dijalankan secara maksimal.
Kesiapan fisik juga akan membantu pemain tetap memberikan kontribusi ketika diturunkan. Dalam situasi dengan jadwal yang rapat, setiap pemain dituntut menjaga kondisi agar dapat menjalankan perannya bersama tim.
Kebersamaan PERSIB dan Bobotoh
Klok juga menyoroti pentingnya kebersamaan dalam menghadapi periode padat. Tidak hanya pemain dan staf pelatih, manajemen serta Bobotoh diharapkan berjalan bersama dan memberikan dukungan kepada PERSIB.
Dukungan tersebut dinilai penting ketika tim harus melewati rangkaian pertandingan dengan tuntutan fisik dan mental yang tinggi. Karena itu, Klok mengajak seluruh elemen PERSIB menghadapi agenda tersebut dengan sikap optimistis.
“Tapi sekarang kita harus terima sesuatu, kita harus optimis. Karena ini sangat penting,” ujarnya.
Dengan 10 pertandingan dalam 30 hari, PERSIB menghadapi periode yang menuntut konsistensi dan kemampuan beradaptasi. Klok berharap seluruh pemain mampu menjaga kondisi, mempertahankan mentalitas, serta menjalani setiap laga dengan dukungan dan kebersamaan seluruh elemen tim.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















