Headline.co.id, Maluku Tenggara ~ Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026 dimulai serentak di tujuh ohoi atau desa di Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, Kamis (5/11/2026). Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat pesisir. Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun menandai dimulainya pembangunan melalui peletakan batu pertama yang dipusatkan di Ohoi Danar Sare, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan.
Tujuh ohoi penerima program Kampung Nelayan Merah Putih itu ialah Watuar, Sather, Tamangil Nuhuyanan, Hoor Kristen, Dunwahan, Namar, dan Danar Sare. Pembangunan di lokasi-lokasi tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan infrastruktur fisik, tetapi juga meningkatkan produktivitas usaha perikanan dan pendapatan keluarga nelayan.
Program Kampung Nelayan Merah Putih Diharapkan Beri Dampak Nyata
Dalam sambutannya, Thaher Hanubun menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) atas dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Maluku Tenggara.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Menurut Thaher, program KNMP sejalan dengan sejumlah agenda pembangunan nasional. Agenda tersebut mencakup penguatan ketahanan pangan, pengembangan ekonomi biru, pembangunan dari desa, pemerataan ekonomi, serta pengurangan kemiskinan.
Ia mengatakan, potensi kelautan Maluku Tenggara perlu dikelola secara optimal agar manfaat ekonominya dapat dirasakan lebih besar oleh nelayan dan keluarganya.
“Laut di Maluku Tenggara bukan sekadar kekayaan alam, tetapi sumber kehidupan, tempat masyarakat bekerja, sumber pangan, sekaligus masa depan bagi keluarga nelayan. Oleh karena itu, kekayaan laut harus semakin besar manfaatnya bagi kesejahteraan nelayan,” tegasnya.
Thaher mengingatkan, pembangunan KNMP tidak boleh berhenti pada seremoni peletakan batu pertama atau penyelesaian infrastruktur. Menurut dia, keberadaan program tersebut harus menghadirkan perubahan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di tujuh ohoi penerima.
Perubahan itu lain mencakup peningkatan keamanan dan kenyamanan nelayan saat bekerja, perbaikan kualitas hasil tangkapan, serta kemudahan dalam distribusi dan pemasaran produk perikanan.
Perangkat Daerah Diminta Kawal Pembangunan
Untuk memastikan tujuan pembangunan tercapai, Thaher meminta perangkat daerah terkait mengawal kualitas konstruksi dan ketepatan waktu penyelesaian. Pengawasan juga diperlukan agar fasilitas yang dibangun sesuai dengan kebutuhan masyarakat di setiap ohoi.
Ia menekankan, pembangunan fisik harus disertai dengan penyiapan sistem pengelolaan dan pemeliharaan fasilitas. Akses pasar juga perlu dipersiapkan sejak awal agar manfaat program dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Dengan demikian, fasilitas KNMP tidak hanya tersedia, tetapi dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan nelayan dan usaha perikanan masyarakat pesisir. Program tersebut juga diharapkan mendorong peningkatan produktivitas serta pendapatan keluarga nelayan.
Masyarakat Diminta Menjaga Fasilitas
Selain meminta pengawalan dari perangkat daerah, Thaher mengajak masyarakat di tujuh ohoi untuk berperan aktif dalam menjaga, merawat, dan memanfaatkan fasilitas yang dibangun secara bertanggung jawab.
Ia berharap Kampung Nelayan Merah Putih menjadi momentum untuk memperkuat ekonomi pesisir dan meningkatkan produktivitas nelayan. Program itu juga diharapkan menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga kelestarian sumber daya laut.
Thaher menegaskan, ukuran keberhasilan program tidak hanya dilihat dari terselesaikannya pembangunan, tetapi dari perubahan kehidupan keluarga nelayan setelah fasilitas tersebut digunakan.
“Keberhasilan program ini harus terlihat pada kehidupan keluarga nelayan yang semakin sejahtera. Itulah semangat Setara, Sejahterakan Negeri yang ingin kita wujudkan,” pungkasnya.
(MC.Maluku Tenggara/Adolof Labetubun)
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















