Headline.co.id, Lumajang ~ Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) di Kabupaten Lumajang didorong memanfaatkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk mengembangkan konten digital yang kreatif dan efisien. Dorongan tersebut disampaikan dalam Workshop KIM Cerdas Digital bertema “Optimalkan AI untuk Konten Media Sosial yang Kreatif dan Informatif” di Auditorium Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (4/11/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) V Jember bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lumajang itu diikuti sekitar 40 perwakilan KIM dari berbagai wilayah. Pemanfaatan AI ditekankan harus disertai pemeriksaan fakta agar informasi yang dipublikasikan sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Workshop tersebut menjadi bagian dari penguatan keterampilan digital bagi pengelola informasi desa. Melalui pemanfaatan AI, KIM dapat mencari inspirasi, mengembangkan ide pemberitaan, menyusun kerangka tulisan, serta membantu pembuatan materi visual untuk berbagai kebutuhan publikasi.
Teknologi itu juga dapat digunakan untuk mendukung penyebarluasan informasi mengenai kegiatan masyarakat, potensi desa, pelayanan publik, dan pembangunan melalui berbagai platform digital. Namun, materi yang dihasilkan AI tidak dapat langsung dianggap benar sebelum melalui proses penyuntingan dan verifikasi.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
AI Membantu Pengembangan Konten KIM
Koordinator Bidang Informasi dan Aspirasi Masyarakat KIM Tukum Mandiri, Andik Supratman, mengatakan AI dapat membantu pengelola informasi desa menyusun konten yang lebih menarik bagi masyarakat.
Menurut Andik, penggunaan AI memberikan tambahan pilihan bagi KIM dalam mengembangkan ide dan menyajikan informasi. Meski demikian, teknologi tersebut tetap harus ditempatkan sebagai alat bantu, bukan pengganti proses pemeriksaan informasi.
“Kegiatan ini memberikan tambahan wawasan bagi kami sebagai pengelola informasi di tingkat desa. AI bisa dimanfaatkan untuk membantu membuat konten lebih kreatif, tetapi informasi yang disampaikan tetap harus diperiksa agar sesuai fakta,” ujar Andik.
Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya keseimbangan kreativitas dan akurasi dalam pengelolaan media informasi desa. Konten yang menarik tetap perlu didukung data dan konteks yang benar agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Verifikasi Data Menjadi Tahap Penting
Pengelola KIM perlu memastikan ketepatan sejumlah unsur sebelum konten disebarluaskan. Unsur tersebut meliputi data, nama, waktu, lokasi, sumber, serta konteks peristiwa yang dimuat dalam informasi.
Pemeriksaan diperlukan karena konten yang dibuat dengan bantuan AI tidak otomatis terbebas dari kekeliruan. Setiap hasil yang diperoleh harus disunting dan dibandingkan dengan informasi yang sesuai kondisi sebenarnya.
Selain verifikasi fakta, kemampuan menyusun instruksi atau prompt yang jelas juga menjadi bagian penting dalam pemanfaatan AI. Instruksi yang memuat informasi dan konteks secara memadai dapat membantu menghasilkan materi yang lebih sesuai dengan kebutuhan KIM.
Namun, prompt yang baik tidak menghilangkan kebutuhan untuk melakukan pemeriksaan akhir. Pengelola informasi tetap bertanggung jawab memastikan materi yang akan dipublikasikan telah memenuhi ketepatan informasi.
Perkuat Literasi Digital Masyarakat
Penguatan keterampilan digital bagi KIM tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kreativitas konten, tetapi juga menjaga kualitas informasi yang diterima masyarakat. Karena itu, pemanfaatan AI perlu diimbangi literasi digital yang memadai.
Literasi tersebut mencakup kemampuan membedakan informasi faktual dari informasi yang belum terverifikasi. Pengelola KIM juga perlu mengenali potensi kekeliruan dalam konten digital sebelum informasi diteruskan kepada masyarakat.
Dengan kemampuan tersebut, KIM diharapkan dapat memperluas jangkauan publikasi informasi desa sekaligus memperkuat perannya sebagai penghubung komunikasi pemerintah dan masyarakat.
Konten yang dihasilkan diharapkan tidak hanya menarik dan mudah dipahami, tetapi juga akurat, edukatif, serta bermanfaat. Pemanfaatan AI dengan tetap mengedepankan verifikasi dapat membantu KIM mengembangkan media informasi desa tanpa mengabaikan tanggung jawab terhadap kebenaran informasi.
(MC Diskominfo Kab. Lumajang/KIM Tukum Mandiri/Fu/An-m)
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


![[Siaran Pers] Angga Raka Prabowo: Pemimpin Digital Harus Berani Ubah Cara Kerja Lama](https://www.headline.co.id/wp-content/uploads/2026/11/siaran-pers-angga-raka-prabowo-pemimpin-digital-harus-berani-ubah-cara-kerja-lama.png)















