Headline.co.id, Surakarta ~ Persib U20 bermain imbang 1-1 melawan Persis Solo dalam lanjutan Grup B Elite Pro Academy (EPA) ONE di Lapangan Sriwaru, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Minggu, 1 November 2026. Persib U20 sempat tertinggal lebih dulu setelah I Putu Richie Jujuantara mencetak gol untuk Persis pada menit ke-20. Laga berlangsung keras hingga kedua tim sama-sama kehilangan satu pemain akibat kartu merah. Maung Ngora kemudian menyamakan kedudukan melalui sundulan Nabil Purnama Ali pada menit ke-76.
Hasil tersebut membuat Persib U20 kembali harus puas berbagi poin dengan lawannya. Tambahan satu poin menempatkan Maung Ngora di peringkat keempat klasemen sementara Grup B dengan koleksi 14 poin dari empat kemenangan dan dua hasil imbang.
Persib U20 kini tertinggal lima poin dari Arema FC yang berada di puncak klasemen. Hasil imbang melawan Persis juga menjadi bagian dari dua pertandingan tandang Persib U20 di Solo yang menghasilkan total dua poin.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Persis Unggul Lebih Dulu, Laga Berakhir 1-1
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit pertama. Persis mampu memanfaatkan peluang untuk membuka keunggulan pada menit ke-20 melalui I Putu Richie Jujuantara.
Persib U20 berupaya mengejar ketertinggalan, tetapi pertandingan kemudian diwarnai keluarnya dua kartu merah dalam waktu berdekatan. Persis harus melanjutkan laga dengan sepuluh pemain setelah Fajril M. Naim Sowo menerima kartu merah.
Hanya berselang satu menit, Persib U20 juga kehilangan satu pemain. Maliq Aqmar mendapat kartu merah sehingga kedua kesebelasan sama-sama bermain dengan sepuluh pemain.
Dalam situasi tersebut, Maung Ngora tetap berusaha mencari gol penyeimbang. Upaya Persib U20 akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-76. Nabil Purnama Ali mencetak gol melalui sundulan yang mengubah skor menjadi 1-1 hingga pertandingan berakhir.
Pelatih Persib U20 Soroti Pengendalian Emosi
Pelatih Persib U20 Dodik Wahyudi mensyukuri hasil pertandingan tersebut. Ia mengapresiasi perjuangan pemain yang berusaha membawa pulang hasil positif dari dua pertandingan tandang di Solo.
“Ini hasil yang patut disyukuri bisa bawa pulang dua poin dari dua pertandingan ke Solo ini. Tentunya, banyak pelajaran yang bisa diambil untuk kami bisa lebih baik di pertandingan selanjutnya,” kata Dodik setelah laga.
Dodik mengakui kedua tim sama-sama menunjukkan upaya maksimal untuk meraih kemenangan. Namun, ia menyayangkan pertandingan berlangsung keras hingga berujung kartu merah bagi kedua kesebelasan.
Menurut Dodik, kemampuan mengendalikan emosi menjadi salah satu pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi Persib U20. Meski demikian, ia melihat timnya menunjukkan perkembangan dalam beradaptasi terhadap situasi pertandingan.
“Sempat tertinggal, tapi bisa menyamakan kedudukan. Ada kartu merah untuk kedua tim, dari sisi kami, tentu akan ada evaluasi tentang mengontrol emosi. Hal positifnya, kami lebih baik dalam beradaptasi,” ungkap Dodik.
Perubahan Taktik Berbuah Poin di Laga Tandang
Dodik juga mengapresiasi semangat juang para pemain Persib U20. Ia mengatakan tim pelatih melakukan perubahan taktik berdasarkan evaluasi pertandingan sebelumnya.
Menurut dia, para pemain berusaha menerapkan perubahan tersebut selama pertandingan melawan Persis Solo. Persib U20 kemudian mampu bangkit setelah tertinggal dan mengamankan satu poin melalui gol Nabil Purnama Ali.
“Perjuangan anak-anak luar biasa. Dari evaluasi kemarin, kami ubah taktik hari ini dan pemain berusaha menerapkannya sebaik mungkin. Akhirnya, kami syukuri dapat dua poin dari dua laga tandang ini,” tambah Dodik.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.















