Headline.co.id, Palu ~ Pemerintah Kota Palu memberikan akses bantuan kewirausahaan kepada 10 pengusaha penyandang disabilitas melalui program pengembangan usaha yang dilaksanakan Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dan Tenaga Kerja Kota Palu. Program tersebut ditujukan untuk mendukung kemandirian ekonomi sekaligus mewujudkan Kota Palu yang inklusif dan ramah difabel. Penutupan pelatihan program berlangsung di Media Center Universitas Tadulako, Jumat (30/10/2026). Akses bantuan diberikan melalui seleksi peserta, pelatihan kewirausahaan selama tiga hari, dan rencana bantuan modal sebesar Rp5 juta untuk setiap usaha yang lolos seleksi.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja Kota Palu, Zulkifli, mengatakan penyandang disabilitas memperoleh perlakuan serta kesempatan yang sama dengan peserta lain dalam program tersebut. Pemerintah Kota Palu juga membuka kuota bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Palu dan masyarakat umum.
“Difabel juga tidak kita bedakan. Sistemnya sama dengan teman-teman yang lain. Ini terkait program Pemerintah Kota Palu yang masuk dalam 53 program, yaitu Kota Palu ramah difabel,” kata Zulkifli usai menutup Pelatihan Wirausaha di Media Center Universitas Tadulako, Jumat (30/10/2026).
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
165 Peserta Lolos Seleksi
Program bantuan kewirausahaan itu telah memasuki tahap akhir setelah peserta mengikuti pelatihan intensif selama tiga hari. Dari lebih dari 200 pendaftar, sebanyak 165 peserta dinyatakan lolos seleksi yang dilaksanakan bersama inkubator bisnis dan dinas terkait.
Setiap usaha yang lolos seleksi direncanakan memperoleh bantuan modal sebesar Rp5 juta. Bantuan tersebut disiapkan untuk mendukung pengembangan usaha para peserta yang telah mengikuti rangkaian program.
Dalam pelatihan, peserta memperoleh materi pengembangan usaha dari sejumlah narasumber. Materi disampaikan oleh inkubator bisnis atau Inbis, akademisi, pendamping halal, dan Kejaksaan.
Zulkifli berharap materi tersebut dapat digunakan peserta untuk memperbaiki pengelolaan dan mengembangkan usaha masing-masing.
“Walaupun pelatihannya cukup singkat, hanya tiga hari, mudah-mudahan materi yang disampaikan bisa menjadi tambahan ilmu bagi mereka untuk diaplikasikan dalam kegiatan usaha,” ujarnya.
Pengusaha Disabilitas Palu Diberi Kesempatan Setara
Salah satu peserta penyandang disabilitas, Elisabriani (30), mengapresiasi kesempatan yang diberikan Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja. Menurut dia, program tersebut membuka ruang bagi pelaku usaha difabel untuk mengikuti kegiatan pengembangan kewirausahaan.
Elisabriani menilai keterlibatan dalam program itu dapat mendukung upaya penyandang disabilitas meningkatkan kemandirian ekonomi. Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap pelaku usaha difabel.
“Kami berterima kasih banyak atas perhatian pemerintah, khususnya Dinas UMKM kepada kami penyandang disabilitas. Pemerintah sudah membuka peluang bagi kami sehingga kami juga bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ujar Elisabriani.
Elisabriani merupakan pelaku usaha kerajinan rajut dengan merek Elisa Rajut. Ia mengatakan program yang diselenggarakan dinas tersebut merupakan program pertama yang diikutinya.
Ia berharap pelatihan dan bantuan kewirausahaan yang diperoleh dapat memberikan manfaat bagi pengembangan usaha kerajinan rajutnya ke depan.
Program Bantuan Kewirausahaan Diharapkan Berlanjut
Zulkifli mengatakan program bantuan kewirausahaan tersebut telah dilaksanakan untuk kedua kalinya. Pemerintah Kota Palu berharap program serupa dapat dilanjutkan pada tahun mendatang.
Keberlanjutan program akan mempertimbangkan berbagai masukan dan aspirasi peserta, termasuk usulan mengenai peningkatan kuota penerima bantuan.
Pelibatan penyandang disabilitas dalam program bantuan kewirausahaan menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Palu membuka akses dan kesempatan yang setara bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi serta mencapai kemandirian ekonomi.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















