Headline.co.id, Parigi Moutong ~ Festival Literasi 2026 di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, resmi ditutup Bunda Literasi Hestiwati Nanga di Kantor Dinas Perpustakaan pada Jumat (30/10/2026). Penutupan tersebut menandai berakhirnya rangkaian kegiatan edukasi publik yang mendapat antusiasme warga. Dalam kesempatan itu, Parigi Moutong juga mencatat capaian Tingkat Kegemaran Membaca di peringkat ketiga dari 13 kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah dengan skor 479.
Capaian tersebut menjadi salah satu hasil penting dari rangkaian Festival Literasi 2026 yang diarahkan untuk memperkuat budaya membaca dan meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat. Hestiwati mengatakan, keberhasilan itu harus dilanjutkan melalui penguatan fasilitas, koleksi, serta kerja sama berbagai pihak.
Festival Literasi 2026 Perkuat Budaya Membaca
Hestiwati menegaskan, penutupan festival bukan menjadi akhir dari upaya membangun budaya literasi di Parigi Moutong. Menurut dia, capaian yang diraih menjadi dasar untuk melanjutkan berbagai program literasi di tengah masyarakat.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Ini bukan akhir perjalanan, melainkan titik lanjut di mana kita harus terus memperkuat budaya membaca melalui perpustakaan yang nyaman, penambahan koleksi buku, pojok baca di mana-mana, serta kolaborasi lintas sektor,” ujar Hestiwati.
Pernyataan tersebut menekankan pentingnya kesinambungan gerakan literasi. Penguatan budaya membaca tidak hanya dilakukan melalui kegiatan festival, tetapi juga dengan menghadirkan perpustakaan yang nyaman, menambah koleksi buku, memperluas pojok baca, dan membangun kolaborasi lintas sektor.
Capaian skor 479 disebut merealisasikan kerja keras seluruh elemen dalam menggenjot Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat secara masif. Peringkat ketiga dari 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah menunjukkan posisi Parigi Moutong dalam capaian Tingkat Kegemaran Membaca daerah.
Kunjungan Warga Dorong Transformasi Perpustakaan
Kepala Dinas Perpustakaan Parigi Moutong, Samsu Najamuddin, mengapresiasi tingginya kunjungan warga selama Festival Literasi 2026 berlangsung. Tingkat kunjungan tersebut dinilai menjadi indikator positif bagi transformasi fungsi perpustakaan modern.
Perpustakaan tidak lagi diproyeksikan hanya sebagai tempat penyimpanan buku. Fasilitas publik itu diarahkan untuk bertransformasi menjadi sentra kreativitas, inovasi, dan ruang belajar yang inklusif.
Tingginya minat warga selama festival memperlihatkan peran perpustakaan yang semakin luas dalam mendukung kegiatan belajar dan pengembangan kreativitas. Perubahan fungsi tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat lebih dekat dengan aktivitas literasi.
Kompetisi Pelajar Warnai Penutupan
Malam penutupan Festival Literasi 2026 juga diisi dengan pengumuman pemenang kompetisi tingkat pelajar. Peserta kompetisi disaring dari berbagai wilayah kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong.
Pada Lomba Mewarnai Gambar Tingkat TK, juara pertama diraih TK Bahrul Ilmi. Sementara itu, predikat juara utama Lomba Baca Puisi SMP diraih wakil dari SMP Muhammadiyah Parigi Tengah.
Pengumuman pemenang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang melibatkan pelajar dalam agenda literasi. Kompetisi tersebut mempertemukan peserta dari berbagai wilayah kecamatan sekaligus memberikan ruang bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Literasi Berkelanjutan Melibatkan Keluarga
Keberlanjutan gerakan literasi di Parigi Moutong diharapkan tidak berhenti setelah festival berakhir. Penggiat literasi, sekolah, dan orang tua di tingkat keluarga dinilai memiliki peran penting untuk menjaga kecintaan membaca di tengah masyarakat.
Kerja sama ketiga unsur tersebut diharapkan dapat menjaga kesinambungan budaya membaca. Sekolah menjadi ruang pendidikan, keluarga mendukung kebiasaan membaca, sedangkan penggiat literasi memperkuat gerakan di tingkat masyarakat.
Gerakan literasi akar rumput diyakini menjadi fondasi dalam melahirkan generasi cerdas dan membawa Parigi Moutong semakin berdaya saing. Capaian peringkat ketiga Tingkat Kegemaran Membaca serta skor 479 menjadi modal untuk terus memperkuat program literasi melalui perpustakaan, pojok baca, kompetisi pelajar, dan kolaborasi lintas sektor.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















