Headline.co.id, Palembang ~ Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan (Pemprov Sumsel) menyalurkan bantuan UMKM Sumsel berupa peralatan usaha serta bantuan sosial rehabilitasi bagi masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Sumsel Herman Deru di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kota Palembang, Senin (26/10/2026).
Bantuan UMKM Sumsel ditujukan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing pelaku usaha, membuka peluang kerja, serta memperkuat perlindungan sosial bagi lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas. Penyaluran dilakukan melalui Dinas Koperasi dan UMKM serta Dinas Sosial Sumsel dengan menyesuaikan kebutuhan penerima.
Herman Deru mengatakan bantuan peralatan usaha diharapkan dapat mendorong penerima mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Menurut dia, keberhasilan berwirausaha tidak hanya bergantung pada modal, tetapi juga keberanian, kemampuan menghadapi masalah, dan kemauan meningkatkan keterampilan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Kalau kita sudah menyatakan diri menjadi wirausahawan, lebih dari 50 persen pekerjaannya adalah mengelola masalah. Itu tidak mudah dan butuh strategi. Kunci utamanya adalah keberanian dan kemauan untuk terus upgrade diri,” ujar Herman Deru.
Bantuan UMKM Sumsel Sasar Berbagai Sektor Usaha
Pemprov Sumsel menyalurkan sejumlah peralatan usaha untuk mendukung kegiatan di sektor konveksi, kuliner, kerajinan, dan perbengkelan. Bantuan yang diberikan meliputi 92 unit mesin jahit, satu set peralatan bengkel yang mencakup alat pres dan multipres, serta 30 unit kompor gas.
Selain itu, pemerintah menyalurkan tiga unit peralatan katering, satu set mesin songket dan mesin ram sulam, serta 10 unit alat pemanggang sate beserta tabung gas.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sumsel, Apriyadi Mahmud, mengatakan bantuan sarana produksi tersebut diarahkan untuk meningkatkan mutu produk dan pendapatan pelaku UMKM.
“Melalui bantuan peralatan ini, kualitas produk UMKM diharapkan semakin meningkat sehingga mampu menarik minat konsumen dan menambah pendapatan pelaku usaha. Lebih jauh lagi, kita berharap sektor ini dapat menyerap lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat,” ungkap Apriyadi.
Herman Deru juga mengingatkan pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan menciptakan nilai tambah produk agar dapat menarik konsumen serta memperluas pasar.
“Tingkatkan service dan ciptakan nilai tambah pada produk kita. Ayo jadi pengusaha tangguh, jangan mudah terbuai gaya hidup. Mulailah bisnis dari passion kita. Pemprov Sumsel bersama Bank Indonesia, OJK, dan pemerintah pusat siap memfasilitasi. Namun ingat, kelak jika sudah sukses, dukunglah pembangunan daerah melalui pembayaran pajak,” tegasnya.
Program Sultan Muda Dorong Minat Wirausaha
Dalam penyaluran bantuan tersebut, Herman Deru turut menyoroti Program Sultan Muda yang dikembangkan Pemprov Sumsel. Program ini menjadi wadah untuk mendorong kreativitas dan minat generasi muda dalam berwirausaha.
Melalui Program Sultan Muda, anak muda diharapkan dapat mengembangkan potensi usaha sesuai minat dan keterampilan. Mereka juga diharapkan memiliki ketangguhan dalam menghadapi persaingan bisnis.
Pemprov Sumsel mendorong penerima bantuan agar tidak hanya memanfaatkan peralatan yang diberikan, tetapi juga terus meningkatkan kemampuan dan mengembangkan usaha secara bertahap. Perpaduan bantuan sarana produksi dan peningkatan keterampilan diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan usaha.
Bantuan Sosial Disesuaikan dengan Kebutuhan Penerima
Selain bantuan produktif bagi pelaku UMKM, Pemprov Sumsel melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan sosial rehabilitasi kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Bagi kelompok lansia dan anak-anak, bantuan yang diberikan berupa kursi roda, susu, handuk, selimut, biskuit, gula, dan tas anak.
Sementara itu, bantuan bagi penyandang disabilitas dan penerima program rehabilitasi, khususnya di Kabupaten Muara Enim dan Ogan Ilir, mencakup seperangkat peralatan pangkas rambut dan tata rias salon, 20 unit mesin jahit, bahan katun, serta paket bantuan usaha warung sembako.
Bantuan tersebut diharapkan mendukung kemandirian ekonomi penerima dan memberi kesempatan bagi mereka untuk menjalankan usaha sesuai kemampuan serta keterampilan masing-masing.
Didukung Pelatihan Keterampilan
Penyaluran bantuan juga didukung Program Pelatihan Stimulan Angkatan II Tahun 2026. Program tersebut mencakup pelatihan keterampilan menjahit, tata rias salon, dan pengembangan usaha sembako.
Melalui pelatihan itu, penerima diharapkan tidak hanya memperoleh dukungan kebutuhan awal, tetapi juga memiliki bekal untuk mengembangkan kegiatan usaha secara berkelanjutan.
Program bantuan UMKM dan rehabilitasi sosial tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Sumsel memperluas kesempatan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















