Headline.co.id, Bantul ~ Seorang perempuan lanjut usia berinisial T (70) ditemukan meninggal dunia di bawah pohon melinjo di kawasan tegalan Pencitrejo RT 05, Kalurahan Terong, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, Senin (26/10/2026). Korban yang merupakan warga setempat pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang melintas di sekitar lokasi untuk mengambil cangkul. Polisi menduga korban terjatuh dari ketinggian sekitar 20 meter ketika memanjat pohon melinjo untuk memetik buah kelapa. Dugaan tersebut didasarkan pada hasil pemeriksaan di lokasi kejadian yang menemukan patahan ranting, buah kelapa yang telah dipetik, serta luka pada bagian kepala korban.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 10.15 WIB. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa di bawah pohon melinjo yang berada di kawasan tegalan.
“Korban ditemukan warga dalam kondisi meninggal dunia di bawah pohon melinjo. Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, korban diduga terjatuh saat memanjat pohon untuk memetik buah kelapa,” kata Rita, Senin (26/10/2026).
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kronologi Penemuan Korban di Tegalan Pencitrejo
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga berinisial R (66). Saat itu, saksi sedang melintas di kawasan tegalan dengan tujuan mengambil cangkul yang berada di dekat lahan milik korban.
Namun, ketika tiba di lokasi, R mendapati korban sudah tergeletak di bawah pohon melinjo. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Selain R, terdapat saksi lain berinisial K (55) yang berada di kawasan tegalan untuk mengambil kayu bakar. K juga mengetahui kondisi korban yang sudah tidak bernyawa.
Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera meminta pertolongan kepada warga sekitar. Pada saat bersamaan, sejumlah warga diketahui sedang melaksanakan kegiatan gotong royong di wilayah tersebut.
Informasi mengenai penemuan korban kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian. Petugas Polsek Dlingo selanjutnya mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan pemeriksaan awal.
“Setelah mengetahui kejadian itu, saksi meminta bantuan warga. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh petugas Polsek Dlingo dengan mendatangi tempat kejadian perkara dan melakukan pemeriksaan,” jelas Rita.
Polisi Temukan Patahan Ranting dan Buah Kelapa di Lokasi
Setelah menerima laporan, petugas Polsek Dlingo mengamankan lokasi kejadian. Polisi juga berkoordinasi dengan Tim Identifikasi Polres Bantul serta tenaga medis dari Puskesmas Dlingo I untuk memeriksa kondisi korban.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di tempat kejadian perkara, korban diduga mengalami kecelakaan akibat terjatuh dari pohon dengan ketinggian sekitar 20 meter.
Dugaan tersebut didukung oleh sejumlah temuan di sekitar lokasi. Petugas menemukan ranting pohon melinjo yang patah, buah kelapa yang telah dipetik, serta luka pada bagian kepala korban.
Menurut Rita, korban diketahui terbiasa melakukan aktivitas memanjat pohon maupun memetik buah dalam kesehariannya.
Kebiasaan tersebut menjadi salah satu informasi yang diperoleh petugas dalam pemeriksaan terkait dugaan penyebab kecelakaan.
“Korban diketahui sehari-hari terbiasa memanjat pohon atau memetik buah. Dalam kejadian ini, korban diduga memanjat pohon melinjo untuk memetik buah kelapa, tetapi kemudian terjatuh hingga meninggal dunia,” ujar Rita.
Meski korban diketahui memiliki kebiasaan memanjat pohon, aktivitas yang dilakukan pada hari kejadian diduga berakhir dengan kecelakaan fatal.
Setelah pemeriksaan oleh Tim Identifikasi Polres Bantul dan petugas medis Puskesmas Dlingo I selesai dilaksanakan, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Polres Bantul Ingatkan Bahaya Aktivitas Memanjat Pohon
Menyusul kejadian tersebut, Polres Bantul mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan keselamatan ketika melakukan aktivitas di tempat tinggi, termasuk memanjat pohon untuk mengambil buah.
Kepolisian menekankan pentingnya mempertimbangkan kondisi pohon, ketinggian, serta kemampuan fisik sebelum melakukan kegiatan yang memiliki risiko kecelakaan.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali menimpa masyarakat yang melakukan aktivitas memanjat pohon.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat melakukan aktivitas di ketinggian. Utamakan keselamatan dan jangan mengabaikan risiko yang dapat membahayakan diri sendiri,” tutup Rita.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















