Headline.co.id, Belu ~ Atambua, Pemerintah Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), bekerja sama dengan Soegijapranata Catholic University (SCU) Semarang untuk membuka peluang beasiswa kedokteran Belu bagi putra-putri daerah dari keluarga kurang mampu. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di Ruang Rapat Bupati Belu, Kamis (15/10/2026). Kesepakatan Pemkab Belu dan SCU itu diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), memperkuat layanan kesehatan, serta mengembangkan pendidikan dan inovasi kesehatan di wilayah perbatasan.
MoU ditandatangani Bupati Belu Willybrodus Lay bersama Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerja Sama SCU, Dr. dr. Gregorius Yoga Panji Asmara. Dalam kerja sama tersebut, Pemkab Belu dan SCU juga menyertakan Perjanjian Kerja Sama (PKS) teknis sebagai tindak lanjut untuk menjalankan program yang lebih konkret.
Beasiswa Kedokteran Belu Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama
Bupati Belu Willybrodus Lay mendorong agar program beasiswa pemerintah daerah dimanfaatkan untuk membantu anak-anak Belu dari keluarga kurang mampu menempuh pendidikan kedokteran di SCU Semarang. Menurut dia, dukungan pendidikan perlu diarahkan kepada putra-putri daerah yang memiliki keterbatasan ekonomi agar mereka memperoleh kesempatan mengakses pendidikan dokter.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Cara kita bersyukur kepada Tuhan atas semua yang diberikan adalah dengan membantu orang yang betul-betul tidak mampu,” ungkap Willybrodus.
Ia menilai kerja sama tersebut harus menghasilkan tindak lanjut nyata dan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen. Willybrodus mengapresiasi SCU karena telah menyiapkan PKS teknis sebelum MoU ditandatangani.
“Kerja sama ini luar biasa karena sebelum tanda tangan sudah ada PKS-nya. Biasanya, MoU sering kali hanya berakhir di dalam lemari dan menjadi arsip,” ujar Willybrodus.
SCU Dorong Inovasi Kesehatan di Wilayah Perbatasan
Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerja Sama SCU, Dr. dr. Gregorius Yoga Panji Asmara, mengatakan perguruan tinggi yang dipimpinnya ingin memperluas kontribusi bagi daerah yang jauh dari pusat pemerintahan, termasuk wilayah perbatasan seperti Kabupaten Belu.
“Secara umum, kami ingin universitas yang kami pimpin dapat memberikan kontribusi nyata yang lebih luas bagi daerah-daerah potensial seperti Kabupaten Belu. Fokus kami adalah menjangkau wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan,” ujar Yoga.
Yoga menjelaskan, Fakultas Kedokteran SCU memiliki perhatian terhadap pengembangan daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (DTPK). Melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, SCU mendorong pemanfaatan inovasi kesehatan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami akan mendorong karya-karya terbaik kami di bidang inovasi kesehatan agar bisa dimanfaatkan langsung oleh masyarakat Kabupaten Belu,” katanya.
Kerja Sama Mencakup Pendidikan dan Pendampingan Psikologis
Kolaborasi Pemkab Belu dan SCU tidak hanya berkaitan dengan peluang pendidikan kedokteran. Kerja sama tersebut mencakup pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, pengembangan inovasi digital di bidang kesehatan, serta peningkatan kapasitas tenaga pendidik.
Peningkatan kapasitas guru akan dilakukan melalui metode pembelajaran yang kontekstual dan sesuai dengan perkembangan generasi saat ini. Kerja sama itu juga diarahkan untuk memperkuat pendampingan psikologis melalui koordinasi dengan perangkat daerah yang membidangi pemberdayaan perempuan dan anak.
Sebagai tindak lanjut penandatanganan MoU, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu dr. Bathseba Elena Corputty, MARS, menandatangani PKS khusus bersama pihak SCU. PKS tersebut menjadi bagian dari upaya membuka pelaksanaan program yang lebih konkret dalam penguatan layanan kesehatan dan pengembangan SDM di Kabupaten Belu.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.






![[Siaran Pers] Lindungi Anak dari Risiko Digital, Meutya Hafid Ajak Keluarga Bangun Kebiasaan di Luar Layar](https://www.headline.co.id/wp-content/uploads/2026/10/siaran-pers-lindungi-anak-dari-risiko-digital-meutya-hafid-ajak-keluarga-bangun-kebiasaan-di-luar-layar.jpeg)










