Abdul Jamil: Pengalaman Adalah Pelajaran

Abdul Jamil Al Rasyid
Abdul Jamil Al Rasyid

Abdul Jamil: Pengalaman Adalah Pelajaran ~ Headline.co.id (Opini). Pengalaman adalah peristiwa/sesuatu hal yang telah terjadi dan dilalui oleh seseorang baik itu baik dan juga buruk. Seseorang yang memiliki pengalaman tentu lebih paham akan suatu hal. Pengalaman tentu terjadi sudah lama maupun baru-baru terjadi. Semakin banyak seseorang memiliki pengalaman, maka semakin paham seseorang tersebut terhadap suatu hal. Banyak orang mengatakan bahwa pengalaman bisa saja menjadi guru bagi seseorang, orang yang memiliki banyak pengalaman tentu bisa belajar dari pengalaman tersebut.

Baca juga: Dialektika Buruh dan Pengusaha

Pelajaran adalah sesuatu hal yang bisa merubah seseorang, baik itu peristiwa yang sudah lama terjadi maupun baru saja terjadi. Pelajaran tentu bisa saja kita belajar disekolah, dirumah, dimanapun. Semakin banyak kita berinteraksi dengan orang. Maka semakin banyak juga pelajaran yang dapat kita ambil. Setiap orang yang kita temui itu adalah guru. Interaksi kita dengan orang lain bisa saja memberikan suatu hikmah kepada diri kita sehingga dapat kita pelajari dengan baik.Hubungan antara pengalaman dan pelajaran adalah ketika kita bisa menjadikan pengalaman kita sebagai sebuah pelajaran, maka kita adalah orang yang bisa belajar dari pengalaman. Seseorang yang belajar dari pengalaman akan tentu bisa memahami kehidupan. Misalnya ketika orang itu membuat suatu kesalahan terhadap orang lain, maka besoknya dia belum tentu mau melakukan hal tersebut. Manusia mempunyai akal dan pikiran yang bisa digunakan untuk kebaikan dan keburukan.

Dari akal dan pikiran manusia tentu bisa saja manusia itu bersifat baik/buruk. Oleh karena itu pengalaman tentu berkaitan juga dengan pikiran manusia. Setiap manusia yang bisa berpikir maka hal tersebut bisa dijadikan pelajaran oleh manusia lain. Seseorang yang memiliki pemikiran bahwa setiap pengalaman itu adalah pelajaran maka orang itu adalah orang yang memiliki daya pikir yang tinggi. Belum tentu manusia itu bisa berpikir dengan baik ketika misalnya mendapat musibah.

Baca juga: Polisi Ungkap Motif Siskaeee Pamer Kemaluan di Bandara YIA

Semakin tua umur kita maka semakin banyak pengalaman kita. Usia memang cenderung melihatkan bahwa pengalaman manusia itu berbeda-beda. Kedewasaan seseorang tentu bisa kita lihat dari sudut pandang berpikir orang tersebut. Ketika pikiran orang yang dewasa tentu banyak dipengaruhi oleh hal-hal yang positif begitu sebaliknya ketika orang yang belum cukup usia(muda) maka pola pemikiran orang itu lebih emosian ketimbang orang yang sudah banyak berpikir.

Kita tentu bisa belajar dari pengalaman buruk kita misalnya seseorang yang menyesal terhadap orang lain, maka hal ini sudah lumrah. Hal ini terjadi karena pola pemikiran orang yang lebih muda cenderung kedepan saja maksudnya ketika orang muda tersebut berpikir tidak ada pikiran ke belakang, karena hal ini bisa saja terjadi karena usia orang tersebut yang cenderung muda. Berbeda dengan orang yang sudah dewasa, orang yang sudah dewasa biasanya bisa berpikir matang terhadap suatu hal maksudnya orang yang memiliki pemikiran yang matang tentu bisa berpikir lebih dan jernih terhadap suatu hal.

Baca juga: Polisi Temukan 2000 Video Siskaeee yang Dibuat Sejak 2017

Pelajaran tentu sudah banyak yang dilakukan, baik itu sekolah dengan guru, dengan orang lain. Pelajaran tentu bisa juga dilakukan melalui pengalaman. Ketika seseorang berpikir bahwa pengalaman yang pahit misalnya bisa saja dijadikan sebuah pengalaman yang tidak akan pernah lagi dilakukan.

Orang yang berpikir bahwa pengalaman tentu bisa saja menjadi hal yang sulit dilakukan karena seseorang tentu memiliki masalah yang berbeda dengan orang lain. Dari permasalahan yang kita lalui bisa saja dijadikan pengalaman yang berharga sekaligus pelajaran.

Untuk itu kita tentu bisa menjadikan pengalaman sebagai sebuah pelajaran. Pengalaman adalah salah satu guru kita untuk mengarungi kehidupan. Orang yang memiliki banyak pengalaman semenjak kecil, maka dia setelah dewasa akan tumbuh lebih baik dibandingkan dengan orang yang memiliki pengalaman yang lebih sedikit.

Baca juga: Lebih dari 900 Personel Gabungan Lakukan Operasi Penanganan Darurat Paska Erupsi Semeru

Siapapun kita tentu pernah terjadi masalah dalam hidup kita. Dari masalah tersebut bisa dijadikan pengalaman untuk kita belajar, karena manusia tidak bisa hidup tanpa belajar dan juga pengalaman yang lebih. Kita akan kebingungan ketika kita tidak menjadikan pengalaman sebagai penyelesaian suatu masalah.

Penulis adalah Abdul Jamil Al Rasyid  Mahasiswa Sastra Minangkabau FIB Unand angkatan 2019 berdomisili di Padang Pariaman  Sumatera Barat Santri Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas  Patamuan Tandikek.

Baca juga: Banjir Rob Melanda Sejumlah Kelurahan di Wilayah Kota Medan

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.