Headline.co.id, Pekanbaru ~ Dinas Pendidikan Provinsi Riau mengumumkan bahwa pendaftaran untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri akan dimulai pada 8 Juni 2026. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, menyatakan bahwa seluruh proses penerimaan murid baru tahun ajaran 2026/2027 akan dilakukan secara daring sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Erisman menjelaskan bahwa sistem penerimaan tahun ini menggunakan istilah Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), menggantikan istilah sebelumnya, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Ia mengimbau calon siswa untuk mempersiapkan semua dokumen persyaratan, seperti fotokopi ijazah yang telah dilegalisasi, pas foto, dan dokumen pendukung lainnya, agar tidak mengalami kendala saat pendaftaran dibuka.
Tahapan awal SPMB dimulai dengan aktivasi akun, pengisian data pribadi, dan unggah dokumen yang berlangsung dari 8 hingga 14 Juni 2026. Calon murid diminta memastikan data yang diinput sesuai dengan dokumen asli untuk menghindari masalah saat verifikasi. Proses pendaftaran dan pemilihan sekolah akan berlangsung dari 10 hingga 19 Juni 2026, bersamaan dengan verifikasi data oleh sekolah.
Verifikasi data oleh sekolah dijadwalkan selesai pada 20 Juni. Erisman mengingatkan calon murid agar tidak menunda pendaftaran hingga batas akhir untuk menghindari masalah teknis atau kekurangan dokumen. Setelah verifikasi, tahapan seleksi dan rekonsiliasi hasil pendaftaran akan dilaksanakan pada 21 Juni 2026, dengan hasil seleksi diumumkan pada 22 Juni 2026 pukul 10.00 WIB.
Calon murid yang dinyatakan lulus diwajibkan melakukan daftar ulang pada 23 hingga 26 Juni 2026 sebagai konfirmasi penerimaan. Erisman juga menekankan pentingnya pelayanan terbaik dari satuan pendidikan selama pelaksanaan SPMB. Ia menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan harus profesional, transparan, dan akuntabel, tanpa praktik yang merugikan masyarakat.
Sekolah dilarang melakukan pungutan liar, diskriminasi, atau manipulasi data dalam proses seleksi. “Transparansi dan kejujuran adalah kunci untuk menjaga kepercayaan publik terhadap sistem pendidikan. Kami ingin masyarakat yakin bahwa proses penerimaan murid baru ini berjalan adil, objektif, dan terbuka bagi seluruh calon murid,” tegasnya.
Dinas Pendidikan Provinsi Riau berharap pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan lancar dan memberikan kesempatan setara bagi seluruh peserta didik untuk memperoleh akses pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku.



















