Highlight Berita:
Headline.co.id, Jakarta ~ Persaingan menjelang Pilpres Brasil 2026 semakin ketat setelah dua survei terbaru yang dirilis Senin menunjukkan Presiden Luiz Inacio Lula da Silva dan Senator Flavio Bolsonaro secara statistik berimbang dalam simulasi putaran kedua. Pemungutan suara putaran pertama dijadwalkan berlangsung pada 4 Oktober, kurang dari dua pekan setelah hasil survei tersebut dipublikasikan. Jika tidak ada kandidat yang memperoleh lebih dari 50 persen suara sah, dua kandidat teratas akan melanjutkan persaingan ke putaran kedua pada 25 Oktober. Hasil tersebut menggambarkan tipisnya selisih dukungan kedua kandidat menjelang pemungutan suara. Al Jazeera
Lula berupaya meraih masa jabatan keempat sebagai presiden Brasil yang tidak berlangsung secara berturut-turut. Tantangan utamanya datang dari Flavio Bolsonaro, senator yang merupakan putra mantan Presiden Jair Bolsonaro dan mewakili kekuatan politik kanan dalam persaingan tersebut. Al Jazeera
Dua Survei Tunjukkan Persaingan Sangat Ketat
Survei Quaest yang dirilis Senin menempatkan Flavio Bolsonaro dengan dukungan 42 persen dalam simulasi putaran kedua. Lula berada satu poin di belakang dengan dukungan 41 persen. Perbedaan satu poin tersebut membuat keduanya dinyatakan berimbang secara statistik dalam survei tersebut. Al Jazeera
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Hasil serupa terlihat dalam survei BTG Pactual/Nexus. Dalam simulasi putaran kedua, Lula memperoleh 46 persen dukungan pemilih, sedangkan Flavio Bolsonaro mendapat 45 persen. Dua hasil survei itu sama-sama menunjukkan selisih satu poin antara kedua kandidat. Al Jazeera
Selisih Dukungan Menyempit Dibanding Survei Agustus
Posisi dalam survei terbaru menunjukkan persaingan yang lebih rapat dibandingkan hasil Quaest sebelumnya pada 5 Agustus. Saat itu, Lula mencatat dukungan 44 persen, sedangkan Flavio Bolsonaro memperoleh 39 persen, atau terpaut lima poin. Al Jazeera
Perubahan angka tersebut menjadi bagian penting dalam perkembangan Pilpres Brasil menjelang putaran pertama. Meski demikian, kedua survei terbaru hanya menunjukkan gambaran dukungan dalam simulasi putaran kedua dan tidak menentukan hasil pemungutan suara yang sebenarnya.
Lula Membidik Masa Jabatan Keempat
Lula resmi meluncurkan pencalonannya kembali pada 2 Agustus dalam konvensi Partai Buruh di Sao Paulo. Dalam pencalonannya, ia menempatkan isu kedaulatan Brasil sebagai bagian dari pesan politiknya ketika tekanan dari pemerintahan Amerika Serikat membayangi berlangsungnya pemilu. Al Jazeera
Flavio Bolsonaro maju di tengah absennya ayahnya, Jair Bolsonaro, dari persaingan jabatan publik. Mantan presiden Brasil itu telah dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk mencalonkan diri setelah pengadilan pemilu tertinggi Brasil menyatakan ia menyalahgunakan kekuasaan ketika menjabat. Dalam perkara terpisah, Jair Bolsonaro kemudian juga divonis terkait rencana untuk membatalkan kekalahannya dari Lula pada Pemilu 2022. Al Jazeera
Tekanan Amerika Serikat Membayangi Pemilu Brasil
Pemilu Brasil juga berlangsung ketika hubungan ekonomi dengan Amerika Serikat menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian. Amerika Serikat memberlakukan dua putaran tarif baru terhadap produk Brasil pada Juli. Lula mengecam kebijakan tersebut dan menilainya sebagai upaya memengaruhi proses pemilu melalui tekanan ekonomi. Al Jazeera
Dalam peluncuran kampanyenya, Lula memosisikan dirinya sebagai pembela kedaulatan Brasil di tengah tekanan tersebut. Isu hubungan dengan Amerika Serikat dengan demikian menjadi salah satu konteks yang mengiringi persaingan elektoral antara Lula dan Flavio Bolsonaro menjelang pemungutan suara Oktober. Al Jazeera
Lula Bertemu Wali Kota New York
Di tengah tahapan kampanye, Lula berada di New York untuk mempersiapkan pidatonya dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa. Pada Senin, ia juga bertemu Wali Kota New York Zohran Mamdani untuk pertama kalinya. Al Jazeera
Dalam pernyataan singkat kepada wartawan setelah pertemuan itu, Lula mengatakan pembicaraan mereka membahas persoalan yang sama-sama dihadapi Brasil dan Amerika Serikat. Salah satu isu yang dibicarakan adalah meningkatnya biaya hidup. Al Jazeera
Dengan putaran pertama semakin dekat, hasil dua survei terbaru memperlihatkan jarak dukungan Lula dan Flavio Bolsonaro dalam simulasi putaran kedua sangat tipis. Sesuai mekanisme pemilu yang disebutkan dalam bahan, putaran kedua pada 25 Oktober hanya akan berlangsung apabila tidak ada kandidat yang memperoleh lebih dari 50 persen suara sah pada pemungutan suara 4 Oktober. Al Jazeera
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.














