Highlight Berita:
Headline.co.id, Jakarta ~ Changan membawa teknologi bantuan berkendara pintarnya ke tahap produksi melalui peluncuran global SDA Pilot ADAS, setelah menjalani pengembangan panjang sejak 2009. Berdasarkan keterangan resmi yang dirilis di Chongqing, China, Jumat, 11 September 2026, sistem ini dikembangkan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan dengan kemampuan membaca kondisi jalan serta membantu pengambilan keputusan berkendara secara real-time. Langkah tersebut mengikuti pencapaian Changan yang memperoleh pelat nomor resmi pengemudian otonom bersyarat Level 3 pertama di China pada akhir 2025. Model produksi pertama yang menggunakan varian tertinggi SDA Pilot Ultra adalah SUV Changan Nevo Q06 yang telah membuka pemesanan secara resmi.
Pengembangan sistem ini didukung investasi riset dan pengembangan sebesar 7,7 miliar Euro serta tim yang mencapai 7.500 engineer. Changan menempatkan SDA Pilot sebagai bagian dari pengembangan teknologi berkendara cerdas yang menggabungkan sensor, komputasi, kecerdasan buatan, navigasi, dan sistem keselamatan aktif dalam satu platform.
Riset Intelligent Driving Changan Dimulai Sejak 2009
President Changan Group, Zhao Fei, menjelaskan bahwa SDA Pilot lahir dari proses penelitian yang berlangsung selama bertahun-tahun. Menurut dia, pengembangan intelligent driving telah dilakukan Changan sejak teknologi tersebut masih berada pada tahap riset laboratorium di Tiongkok.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
'Changan mulai mengembangkan teknologi intelligent driving sejak 2009, ketika teknologi ini masih menjadi bagian dari riset laboratorium di Tiongkok. SDA Pilot merupakan hasil dari berbagai pengalaman dan pembelajaran yang kami dapatkan selama proses tersebut,' tutur Zhao Fei.
Chairman Changan Group, Zhu Huarong, juga menegaskan kesiapan perusahaan untuk terus menjalankan strategi transformasi serta mengembangkan teknologi inti secara mandiri. Pengembangan tersebut diarahkan untuk mendukung mobilitas cerdas pada masa depan.
SDA Pilot dihadirkan dalam tiga tingkatan spesifikasi, yaitu Pro, Max, dan Ultra. Varian Ultra ditempatkan sebagai versi tertinggi dengan perangkat keras dan arsitektur perangkat lunak yang dirancang bekerja secara real-time dalam membaca serta memproses kondisi lingkungan di sekitar kendaraan.
SDA Pilot Ultra Gunakan LiDAR 256-Line dan Komputasi 560 TOPS
Pada versi Ultra, Changan membekali sistem dengan sensor LiDAR 256-line dan chip pemrosesan berdaya komputasi hingga 560 TOPS. Kombinasi perangkat tersebut memungkinkan SDA Pilot mengeksekusi dan memproses data lingkungan sekitar dalam hitungan milidetik sehingga sistem dapat merespons perubahan kondisi berkendara dengan cepat.
Sistem ini juga memiliki 31 fitur keselamatan aktif yang didukung deteksi LiDAR berfrekuensi tinggi 10Hz. Teknologi tersebut dirancang untuk memindai potensi bahaya dalam kondisi minim cahaya, jalan silau, hujan deras, maupun kabut pekat.
Kemampuan pengambilan keputusan SDA Pilot turut ditopang End-to-End Large Model. Kecerdasan buatan pada sistem tersebut dilatih menggunakan lebih dari 20 juta segmen data berkendara nyata untuk membentuk respons pengereman dan kemudi yang lebih halus serta alami.
Fungsi navigasi SDA Pilot memadukan Highway NCA untuk pemanduan rute jalan tol dan Urban NCA untuk membantu navigasi di kawasan perkotaan yang padat. Sistem ini juga dilengkapi intelligent parking assist yang mencakup lebih dari 400 skenario parkir otomatis.
Selain navigasi, Changan menghadirkan interaksi multimodal berbasis visual dan audio yang dapat memproses perintah bahasa alami. Sistem tersebut dilengkapi memori buatan untuk mengingat preferensi pribadi pengemudi sehingga interaksi dengan kendaraan dapat menyesuaikan kebiasaan pengguna.
Sebelum diterapkan pada kendaraan produksi, teknologi SDA Pilot menjalani pengujian di fasilitas Changan SDA Lab. Pengujian mencakup simulasi virtual terhadap 400.000 skenario serta uji jarak tempuh hingga 3,3 juta kilometer per hari di 224 wilayah global.
Nevo Q06 Jadi Model Produksi Pertama
Changan Nevo Q06 menjadi model produksi pertama yang mendapatkan SDA Pilot Ultra. SUV tersebut telah membuka pemesanan secara resmi, menandai penerapan sistem yang sebelumnya dikembangkan dan diuji melalui rangkaian riset serta simulasi dalam skala besar.
Bagi pasar Indonesia, keberadaan SDA Pilot relevan dengan kemitraan Changan bersama Indomobil Group yang memiliki jaringan distribusi dan purna jual di Tanah Air. Kolaborasi tersebut membuka peluang bagi konsumen domestik untuk merasakan teknologi ADAS tingkat lanjut pada ekosistem kendaraan listrik Changan.
Meski sistem pemanduan berbasis sensor dan komputasi semakin canggih, kesiapan komponen mekanis tetap menjadi bagian penting dalam keselamatan berkendara. Fungsi pengereman fisik perlu dijaga dalam kondisi prima, terutama ketika terjadi intervensi darurat, agar sistem bantuan pengemudi dan komponen kendaraan dapat bekerja secara optimal.



















