Headline.co.id, Banggai ~ Banggai menyiapkan kontingen untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Sulawesi Tengah 2026 di Morowali dengan memprioritaskan atlet yang memiliki peluang meraih medali. Strategi tersebut dibahas Pemerintah Kabupaten Banggai bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banggai dalam rapat kontingen di Ruang Rapat Umum Kantor Bupati Banggai, Senin (14/9/2026). Persiapan dilakukan untuk mempertahankan prestasi Banggai sebagai juara umum, meski persaingan diperkirakan semakin ketat karena Morowali berstatus sebagai tuan rumah.
Sekretaris Kabupaten Banggai sekaligus Ketua Kontingen, Moh. Ramli Tongko, mengatakan Bupati Banggai menargetkan kontingen mempertahankan posisi sebagai juara umum Porprov Sulawesi Tengah. Namun, pemerintah daerah menetapkan posisi tiga besar sebagai target minimal dalam menghadapi persaingan di Morowali.
“Sebagai tuan rumah, mereka tentu akan berupaya semaksimal mungkin untuk merebut mahkota juara dari kita. Oleh karena itu, target minimal adalah berada di tiga besar guna mempertahankan prestasi yang telah diraih,” ujar Ramli.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Persiapan Kontingen Banggai Dilakukan secara Terukur
Ramli meminta seluruh unsur kontingen memastikan persiapan dilakukan secara terukur. Hal yang perlu disiapkan mencakup kebutuhan atlet, perlengkapan pertandingan, hingga dukungan pembiayaan.
Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Banggai telah memberikan respons positif terhadap kebutuhan kontingen. Namun, anggaran yang tersedia dipastikan tidak sebesar usulan KONI dalam pembahasan sebelumnya.
Pemerintah daerah masih akan membahas alokasi anggaran tersebut bersama DPRD Kabupaten Banggai. Sejumlah kebutuhan kontingen pun perlu dirasionalisasi agar anggaran yang tersedia tetap dapat mendukung persiapan dan keikutsertaan atlet dalam Porprov X Sulawesi Tengah.
“Anggarannya tidak sebesar yang diajukan KONI pada rapat sebelumnya. Oleh karena itu, diperlukan beberapa rasionalisasi yang akan kita upayakan dalam waktu ke depan,” jelas Ramli.
KONI Seleksi Atlet Berdasarkan Peluang Medali
Sekretaris KONI Kabupaten Banggai, Sugiarto Djanun, mengatakan kontingen Banggai untuk sementara menjadi kontingen terbesar kedua setelah kontingen tuan rumah. Meski demikian, jumlah atlet tidak menjadi ukuran utama keberhasilan dalam Porprov.
KONI Kabupaten Banggai akan memastikan kuota yang diberikan kepada setiap cabang olahraga diisi atlet yang memiliki potensi kompetitif dan peluang meraih medali. Dengan pendekatan itu, persiapan kontingen diarahkan bukan sekadar memberangkatkan atlet sebanyak mungkin, melainkan memastikan efektivitas setiap kuota.
“Komposisi atlet yang kita bawa bukan sekadar persoalan jumlah, melainkan benar-benar memiliki potensi meraih medali,” kata Sugiarto.
Strategi tersebut menempatkan kualitas komposisi atlet sebagai salah satu fokus utama Banggai menghadapi Porprov X Sulawesi Tengah 2026. Setiap cabang olahraga diharapkan mengisi kuota dengan atlet yang dinilai mampu bersaing.
Pemkab Banggai Buka Dukungan Dunia Usaha
Selain mengandalkan anggaran pemerintah daerah, Pemerintah Kabupaten Banggai membuka ruang dukungan dari dunia usaha. Sejumlah pengusaha daerah telah diundang untuk membantu kebutuhan kontingen, termasuk perlengkapan pertandingan dan kebutuhan lain yang belum sepenuhnya dapat dipenuhi melalui anggaran pemerintah.
Ramli menyebut respons dunia usaha cukup positif. Para pengusaha yang hadir menyatakan kesediaan untuk memberikan dukungan terhadap keikutsertaan Banggai dalam Porprov X Sulawesi Tengah.
Di luar kebutuhan persiapan pertandingan, bonus bagi atlet berprestasi juga telah dijanjikan Bupati Banggai. Bonus tersebut akan dialokasikan pada tahun anggaran berikutnya.
Dengan persaingan yang diperkirakan ketat di Morowali, koordinasi pemerintah daerah, KONI, cabang olahraga, atlet, dan dunia usaha menjadi bagian penting dalam persiapan kontingen Banggai. Kontingen ditargetkan tampil kompetitif, mengamankan posisi tiga besar, sekaligus menjaga peluang mempertahankan gelar juara umum Porprov Sulawesi Tengah.


















