Headline.co.id, Gunungkidul ~ Warga terdampak kekeringan di Kapanewon Tepus dan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, menerima bantuan air bersih sebanyak 451 tangki pada Minggu (13/9/2026). Bantuan tersebut disalurkan Lazismu Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Berbah untuk membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan air selama musim kemarau. Penyerahan simbolis dilakukan setelah Pengajian Ahad Pagi di Taman Wisata Bibora Pule Ireng, Sidoharjo, Tepus, Gunungkidul. Selain air bersih, warga juga menerima satu unit bak penampung berkapasitas 5.000 liter dan 1.500 paket pakaian pantas pakai.
Penyaluran bantuan air bersih itu menjadi bagian dari semarak Milad ke-114 Muhammadiyah. Bantuan tersebut ditujukan untuk menyokong kebutuhan harian masyarakat di wilayah yang terdampak kekeringan.
Bantuan Air Bersih Lampaui Target Donasi
Ketua Lazismu Berbah Ardi Sehami mengatakan, jumlah bantuan yang terkumpul melampaui target awal. Lazismu sebelumnya menargetkan penyaluran sebanyak 411 tangki, angka yang terinspirasi dari Milad ke-114 Muhammadiyah.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Perolehan donasi berhasil melampaui target awal sebanyak 411 tangki yang terinspirasi dari angka Milad ke-114 Muhammadiyah,” kata Ardi Sehami.
Dengan terkumpulnya 451 tangki, penyaluran air bersih dapat dilakukan untuk membantu warga di dua kapanewon yang menghadapi kesulitan memperoleh air pada musim kemarau. Bantuan itu juga dilengkapi fasilitas penampungan agar pasokan air yang diterima warga dapat disimpan untuk kebutuhan harian.
Warga Sebut Penampungan Air Sangat Krusial
Pairo, warga Padukuhan Pule Ngelo, Sidoharjo, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian para donatur. Menurut dia, bantuan air bersih dan sarana penampungan menjadi kebutuhan penting bagi warga yang terdampak kekeringan.
“Bantuan air bersih dan fasilitas penampungan ini sangat krusial bagi kelangsungan hidup warga yang tengah kesulitan mendapatkan air di musim kemarau,” ujar Pairo.
Kehadiran pasokan air bersih dan bak penampung tersebut memberikan kelegaan bagi penerima manfaat. Bantuan pakaian pantas pakai juga disalurkan untuk mendukung kebutuhan warga di lokasi kekeringan.
Penyaluran Dilakukan Bertahap
Ketua PCM Berbah Ahmad Muhajir Hanifi mengatakan, penyaluran logistik tersebut merupakan bentuk kepedulian warga dan simpatisan Muhammadiyah di Berbah kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Penyaluran logistik ini merupakan bentuk empati serta tanggung jawab moral warga dan simpatisan Muhammadiyah di Berbah untuk meringankan beban sesama,” kata Ahmad Muhajir Hanifi.
Setelah penyerahan simbolis, penyaluran teknis bantuan air bersih dilakukan secara bertahap melalui pengurus PCM Tepus dan Tanjungsari. Pengurus di kedua wilayah tersebut memahami peta pemukiman yang terdampak paling parah sehingga penyaluran dapat diarahkan kepada warga yang membutuhkan.
Bantuan tersebut mencakup 451 tangki air bersih, satu unit bak penampung air berkapasitas 5.000 liter, serta 1.500 paket pakaian pantas pakai. Seluruh bantuan disalurkan untuk masyarakat terdampak kekeringan di Kapanewon Tepus dan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul.


















