Headline.co.id, Bogor ~ Badan Informasi Geospasial (BIG) terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola informasi geospasial di Indonesia dengan memberikan pendampingan kepada pemerintah daerah. Salah satu daerah yang mendapatkan pendampingan adalah Kabupaten Batang. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan data geospasial yang dihasilkan terstandar, berkualitas, dan mendukung kebijakan Satu Data Indonesia. Pelaksanaan pendampingan ini berlangsung di ruang rapat Lantai 2 BIG Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (23/6/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Batang, Puji Setiyowati, mengapresiasi fasilitasi dan pendampingan yang diberikan oleh BIG. “Kegiatan ini merupakan wujud sinergi Pemerintah Kabupaten Batang dan BIG dalam mendukung penyelenggaraan informasi geospasial daerah. Pendampingan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas daerah dalam pengelolaan data geospasial,” ujarnya.
Puji menekankan pentingnya kebijakan berbasis data dalam pembangunan saat ini. Data geospasial memberikan dimensi lokasi yang krusial dalam perencanaan dan pengambilan keputusan. Informasi geospasial mendukung berbagai aspek, seperti perencanaan pembangunan daerah, penataan ruang, pengelolaan infrastruktur, penanggulangan bencana, perlindungan lingkungan, dan pelayanan publik yang lebih tepat sasaran.
Standar dan Metadata Geospasial
Puji menjelaskan bahwa standar data diperlukan untuk menjamin keseragaman format, konsistensi kualitas, serta kemudahan integrasi dan berbagi pakai data. Selain itu, metadata diperlukan untuk menjelaskan sumber data, metode pengumpulan, tahun data, kualitas, dan akurasi data. “Metadata merupakan bagian penting dari data sehingga mudah ditemukan, dipahami, dan dimanfaatkan,” jelasnya.
Komitmen Kabupaten Batang
Kabupaten Batang berkomitmen mendukung implementasi Satu Data Indonesia (SDI) dan penyelenggaraan Informasi Geospasial. Upaya yang telah dilakukan meliputi penguatan regulasi daerah, pengembangan portal data daerah, pembentukan Tim Geospasial, peningkatan kapasitas SDM, dan penguatan koordinasi antar perangkat daerah.
Puji berharap, melalui kegiatan ini, peserta dapat memahami penyusunan standar data geospasial sesuai ketentuan BIG. “Semoga peserta mampu menyusun metadata geospasial yang berkualitas, serta terwujudnya data geospasial yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan,” harapnya. Ia juga berharap kolaborasi Pemkab Batang dan BIG terus berlanjut untuk menghasilkan perencanaan yang lebih baik dan pelayanan publik yang lebih efektif.
Kegiatan ini diikuti oleh tim SDI Pemerintah Kabupaten Batang, termasuk unsur Bapperida sebagai pembina data dan unsur Diskominfo sebagai Wali Data.



















