Headline.co.id, Jakarta ~ Pelatih PERSIB Igor Tolic menyampaikan permohonan maaf kepada Bobotoh setelah timnya kalah 2-1 dari Persija Jakarta. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu, 12 September 2026. PERSIB gagal membawa pulang kemenangan setelah tampil kurang dinamis pada 60 menit pertama dan tidak mampu memaksimalkan peluang yang tersedia.
Igor Tolic Akui PERSIB Tampil di Bawah Performa Terbaik
Igor Tolic mengakui PERSIB tidak menunjukkan performa terbaik pada sebagian besar pertandingan. Menurut dia, timnya kurang dinamis sehingga memberikan kesempatan kepada lawan untuk mengendalikan jalannya laga.
“Saya ingin menyampaikan permohonan maaf kepada Bobotoh. Pada 60 menit pertama, kami tidak tampil cukup baik dan kurang dinamis,” ujar Tolic dalam konferensi pers setelah pertandingan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pernyataan tersebut disampaikan Tolic setelah PERSIB harus mengakui keunggulan Persija Jakarta dengan skor 2-1. Hasil itu membuat PERSIB gagal meraih kemenangan dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Tolic menilai permainan PERSIB pada 60 menit awal belum sesuai dengan harapan. Timnya dinilai belum mampu memberikan respons yang cukup terhadap permainan lawan sehingga alur pertandingan lebih banyak berada dalam kendali Persija Jakarta.
Perubahan Permainan pada 30 Menit Terakhir
PERSIB mulai menunjukkan respons pada 30 menit terakhir pertandingan. Tim pelatih melakukan sejumlah perubahan taktik dan rotasi pemain untuk meningkatkan intensitas permainan Pangeran Biru.
Perubahan tersebut membuat serangan PERSIB tampil lebih agresif. Tim asuhan Tolic bahkan sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dan menciptakan beberapa peluang untuk berbalik unggul.
“Di 30 menit terakhir, setelah kami melakukan beberapa perubahan, kami menunjukkan bagaimana kami bekerja pada hal-hal mendasar. Kami menciptakan beberapa peluang untuk mencetak gol dan sebenarnya memiliki kesempatan untuk tampil sangat baik,” kata Tolic.
Kebangkitan pada akhir pertandingan menunjukkan adanya perubahan dalam permainan PERSIB. Namun, peningkatan tersebut belum cukup untuk mengubah hasil akhir karena sejumlah peluang yang didapatkan tidak berhasil dimaksimalkan menjadi gol.
Peluang PERSIB Tidak Berbuah Kemenangan
Tolic menyebut efektivitas dalam memanfaatkan peluang menjadi salah satu hal yang membuat PERSIB gagal meraih hasil yang diharapkan. Setelah sempat menyamakan kedudukan, PERSIB tetap tidak mampu mempertahankan momentum hingga pertandingan berakhir.
Kegagalan memaksimalkan peluang membuat PERSIB harus merelakan kemenangan kepada lawannya. Tolic juga mengakui Persija Jakarta layak mendapatkan hasil tersebut.
“Saya pikir mereka sebelumnya belum pernah menang, tetapi hari ini mereka berhasil memenangi pertandingan dan mereka layak menang hari ini. Jadi, selamat untuk mereka,” pungkas Tolic.
Hasil 2-1 tersebut menjadi penutup pertandingan PERSIB dan Persija Jakarta. Bagi Tolic, evaluasi terhadap penampilan tim, terutama pada 60 menit pertama dan penyelesaian peluang, menjadi bagian penting setelah kekalahan tersebut.



















