Headline.co.id, Jakarta ~ Arema FC gagal membawa pulang kemenangan setelah bermain imbang 3-3 melawan PSM Makassar pada pekan kedua BRI Super League 2026/2027. Pertandingan Arema FC vs PSM Makassar berlangsung di Stadion BJ Habibie, Pare-Pare, Sulawesi Selatan, Minggu (13/9) sore. Arema FC sempat unggul dua gol dan kembali memimpin 3-2, tetapi PSM Makassar menyamakan kedudukan melalui Luka Cumic pada masa injury time. Hasil tersebut terjadi setelah Arema FC kehilangan konsentrasi pada menit-menit akhir pertandingan.
Arema FC Unggul Lebih Dulu atas PSM Makassar
Arema FC memulai pertandingan dengan keunggulan pada menit ke-28. Gabi mencetak gol pembuka yang membawa tim asuhan Marcos Santos memimpin atas PSM Makassar.
Enam menit kemudian, Arema FC memperbesar keunggulan menjadi 2-0. Gustavo Franca mencatatkan namanya di papan skor melalui eksekusi penalti.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
PSM Makassar kemudian mendapat kesempatan untuk memperkecil ketertinggalan menjelang babak pertama berakhir. Wasit memberikan penalti kepada tuan rumah pada menit ke-45. Stefan Jevtovski yang dipercaya sebagai algojo menjalankan tugasnya dan mengubah kedudukan menjadi 1-2 hingga turun minum.
Keunggulan tipis tersebut membuat pertandingan berlanjut dengan selisih satu gol memasuki babak kedua. Arema FC kemudian kembali menjauh melalui gol Careca pada menit ke-60.
Gol tersebut tercipta melalui tendangan dari garis setengah lapangan. Careca melihat kiper PSM Makassar, Hilmansyah, berada agak jauh dari posisi gawangnya. Ia kemudian melepaskan tembakan yang meluncur masuk ke gawang PSM Makassar.
Luka Cumic Gagalkan Kemenangan Arema FC
PSM Makassar berusaha mengejar ketertinggalan setelah Arema FC unggul 3-1. Pemain pengganti PSM Makassar, Luka Cumic, memperkecil jarak pada menit ke-65 sehingga skor berubah menjadi 2-3.
Gol tersebut membuat pertandingan semakin ketat hingga memasuki penghujung laga. Arema FC masih mempertahankan keunggulan, tetapi PSM Makassar terus berupaya mencari gol penyeimbang.
Upaya itu membuahkan hasil pada masa injury time. Pada menit 90+5, Cumic kembali mencetak gol dan memaksakan skor akhir menjadi 3-3. Dua gol dari pemain pengganti tersebut menggagalkan kemenangan Arema FC yang sebelumnya sudah berada di depan mata.
Hasil imbang itu membuat Arema FC harus puas berbagi angka dengan PSM Makassar. Kegagalan mempertahankan keunggulan juga menjadi perhatian utama pelatih Arema FC, Marcos Santos, seusai pertandingan.
Marcos Santos Soroti Hilangnya Konsentrasi
Dalam konferensi pers setelah laga, Marcos Santos mengakui pertandingan melawan PSM Makassar berjalan sulit. Pelatih asal Brasil itu menilai para pemain telah menjalankan rencana yang dilatih, tetapi kehilangan konsentrasi pada momen penting.
“Pertandingan yang amat sulit. Saya sangat menuntut para pemain di ruang ganti tadi, karena kami tidak boleh membuang keunggulan 2-1 begitu saja. Para pemain sudah menjalankan apa yang dilatih dan berhasil menambah keunggulan, tetapi kami hilang konsentrasi di menit-menit akhir,” ujar Marcos Santos.
Menurut Marcos Santos, Arema FC seharusnya mampu mengamankan kemenangan setelah berhasil mencetak tiga gol. Namun, keunggulan tersebut tidak dapat dipertahankan sampai pertandingan berakhir.
Ia juga menilai kesalahan sendiri membuat Arema FC kehilangan dua poin dalam persaingan di papan atas. Marcos Santos tetap memberikan penghormatan kepada PSM Makassar yang mampu tampil pantang menyerah hingga menit terakhir.
“Kami yang ingin bersaing di papan atas tidak boleh membuang dua poin karena kesalahan sendiri. Dengan segala hormat kepada PSM Makassar yang pantang menyerah, ini murni kelalaian kami. Kami pulang dengan rasa pahit karena seharusnya bisa mengamankan tiga poin dari laga ini,” katanya.
Arema FC Mengantongi Dua Poin
Tambahan satu poin dari pertandingan melawan PSM Makassar membuat Arema FC mengoleksi dua poin dari dua laga awal BRI Super League 2026/2027.
Arema FC juga harus turun ke posisi keempat klasemen. Posisi tiga besar ditempati Bali United, Madura United, dan Persija, yang masih tampil sempurna dalam dua pekan pertama.
Hasil imbang 3-3 tersebut menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih Arema FC sebelum menghadapi laga pada pekan berikutnya. Hilangnya konsentrasi pada menit-menit akhir menjadi persoalan yang disoroti setelah kemenangan di Pare-Pare gagal dipertahankan.




















