Headline.co.id, Jakarta ~ Klasemen Serie A usai Sassuolo vs Juventus semakin ketat setelah Neroverdi mengalahkan Bianconeri 3-2 di Mapei Stadium, Senin (14/9/2026) dini hari WIB. Tambahan tiga poin membawa Sassuolo naik ke posisi kesembilan dengan tujuh poin, menyamai koleksi Juventus yang berada tepat satu tingkat di atasnya. Selisih gol kini menjadi pembeda antara kedua tim setelah duel lima gol yang ditentukan pada masa injury time tersebut.
Klasemen Serie A usai Sassuolo vs Juventus menunjukkan perubahan penting bagi tuan rumah. Sassuolo yang sebelum pertandingan berada di posisi ke-10 dengan empat poin berhasil merapat ke Juventus setelah mencatat kemenangan dramatis melalui gol Vasilije Adzic pada penghujung laga.
Persaingan klasemen Serie A usai Sassuolo vs Juventus juga semakin menarik karena kedua tim kini mengoleksi jumlah poin identik. Juventus tetap berada di peringkat kedelapan dengan tujuh poin, sementara Sassuolo menempati posisi kesembilan karena masih kalah dalam selisih gol.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sassuolo Naik ke Posisi Sembilan Serie A
Kemenangan atas Juventus memberikan dorongan besar bagi Sassuolo dalam persaingan awal Serie A musim ini.
Sebelum pertandingan, tim asuhan Alberto Aquilani memiliki empat poin. Sassuolo sebelumnya meraih kemenangan 2-1 atas Torino dan bermain imbang 2-2 melawan Bologna.
Tiga poin dari Juventus membuat Neroverdi kini memiliki tujuh poin.
Posisi kedua tim setelah pertandingan adalah:
- Juventus — 7 poin
- Sassuolo — 7 poin
Juventus masih menempati posisi lebih tinggi karena memiliki selisih gol lebih baik.
Namun, jarak poin yang telah hilang membuat Sassuolo kini memberikan tekanan langsung kepada Bianconeri di klasemen.
Juventus Gagal Menjaga Rekor Tak Terkalahkan
Kekalahan di Mapei Stadium menjadi hasil negatif pertama Juventus setelah sebelumnya belum terkalahkan dalam tiga pertandingan awal.
Bianconeri mengumpulkan tujuh poin dari kemenangan 1-0 atas Frosinone, kemenangan 2-0 atas Parma, serta hasil imbang 1-1 melawan AC Milan.
Menghadapi Sassuolo, Juventus sebenarnya sempat mendominasi penguasaan bola pada fase awal pertandingan.
Tim asuhan Luciano Spalletti lebih banyak mengendalikan permainan, tetapi kesulitan membongkar organisasi pertahanan tuan rumah.
Teun Koopmeiners sempat mencoba mengancam melalui tendangan dari luar kotak penalti, namun percobaannya masih mampu diamankan penjaga gawang Sassuolo, Arijanet Muric.
Babak pertama pun berakhir tanpa gol.
Sassuolo Lebih Efektif pada Babak Kedua
Pertandingan berubah selepas jeda.
Sassuolo mulai bermain lebih efektif dalam memanfaatkan ruang di pertahanan Juventus. Sebastiano Esposito akhirnya memecah kebuntuan setelah menerima bola dari Nemanja Matic.
Esposito berhasil lolos dari pertahanan tim tamu sebelum mengarahkan bola rendah ke sudut jauh gawang.
Gol tersebut membuat Juventus harus meningkatkan intensitas serangan.
Bianconeri kemudian mendapatkan gol penyama melalui Edon Zhegrova. Pemain tersebut mampu menaklukkan Muric dan membuat pertandingan kembali terbuka.
Memasuki menit-menit akhir, laga berkembang menjadi duel yang jauh lebih agresif dibandingkan babak pertama.
Empat Gol Warnai Fase Akhir Pertandingan
Drama terbesar terjadi menjelang pertandingan berakhir.
Sassuolo kembali unggul pada menit ke-89 melalui Kieron Bowie. Serangan cepat yang dimulai Darryl Bakola berakhir dengan bola yang dapat diselesaikan Bowie ke sudut bawah gawang Juventus.
Keunggulan tersebut kembali tidak bertahan lama.
Juventus memberikan respons pada masa injury time lewat gol kedua Zhegrova. Tembakan kaki kirinya membuat kedudukan kembali imbang 2-2.
Dua kali tertinggal dan dua kali menyamakan kedudukan membuat Juventus tampak berada di jalur untuk membawa pulang satu poin.
Namun, Sassuolo belum selesai.
Vasilije Adzic Tentukan Kemenangan Sassuolo
Vasilije Adzic menjadi tokoh penentu pertandingan setelah mencetak gol kemenangan Sassuolo pada fase akhir laga.
Adzic menerima bola dari Armand Lauriente dalam situasi transisi. Pemain berusia 20 tahun itu kemudian menyelesaikan peluang dengan tenang melalui tembakan ke sudut jauh gawang.
Gol tersebut mengubah skor menjadi 3-2 sekaligus memastikan Sassuolo mendapatkan tiga poin.
Adzic memilih tidak melakukan selebrasi setelah membobol gawang Juventus karena berstatus sebagai pemain pinjaman dari klub asal Turin tersebut.
Gol sang pemain muda sekaligus memastikan upaya kebangkitan Juventus pada menit-menit terakhir berakhir tanpa poin.
Jay Idzes Tampil Penuh di Lini Belakang Sassuolo
Jay Idzes menjadi bagian dari kemenangan penting Sassuolo tersebut.
Pemain bertahan itu dipercaya tampil sejak menit pertama dan bermain penuh menghadapi Juventus.
Idzes turut menghadapi tekanan besar dari lini depan Bianconeri, terutama ketika Juventus meningkatkan intensitas serangan pada fase akhir pertandingan.
Sassuolo memang dua kali kehilangan keunggulan, tetapi mampu tetap bertahan dalam pertandingan sebelum akhirnya mencetak gol penentu kemenangan.
Hasil tersebut menambah catatan positif Sassuolo dalam beberapa pertandingan terakhir.
Selain tidak terkalahkan dalam dua laga liga sebelumnya, Neroverdi juga datang dengan kepercayaan diri setelah menyingkirkan Frosinone melalui adu penalti di Coppa Italia.
Selisih Gol Jadi Pembeda Sassuolo dan Juventus
Dengan sama-sama mengoleksi tujuh poin, selisih gol menjadi faktor yang memisahkan posisi Juventus dan Sassuolo.
Juventus berada di peringkat kedelapan, sementara Sassuolo menempati posisi kesembilan.
Bagi Sassuolo, kemenangan ini membuat mereka berhasil memangkas jarak dengan tim yang sebelum laga berada dua posisi lebih tinggi.
Sebaliknya, Juventus kehilangan kesempatan untuk menambah poin dan memperlebar jarak dari Sassuolo.
Situasi tersebut membuat pertandingan berikutnya menjadi semakin penting bagi kedua tim dalam upaya memperbaiki posisi di klasemen.
Sassuolo Kembali Merepotkan Juventus di Mapei Stadium
Kemenangan 3-2 juga memperpanjang catatan kompetitif Sassuolo ketika menghadapi Juventus, khususnya saat bermain di kandang.
Juventus memang sempat mencatat kemenangan 3-0 atas Sassuolo pada Januari. Namun, Sassuolo kemudian mampu menahan Bianconeri 1-1 pada pertemuan berikutnya.
Neroverdi juga tercatat memenangkan dua dari tiga pertemuan terakhir melawan Juventus di Mapei Stadium.
Kali ini Sassuolo kembali memanfaatkan keuntungan sebagai tuan rumah untuk mendapatkan hasil maksimal.
Organisasi permainan mereka mampu menyulitkan Juventus sepanjang sebagian besar pertandingan sebelum efektivitas serangan pada babak kedua menjadi pembeda.
Juventus Ditunggu Agenda Liga Europa
Kekalahan dari Sassuolo juga datang menjelang agenda Eropa Juventus.
Bianconeri dijadwalkan menghadapi NEC Nijmegen dalam kampanye Liga Europa berikutnya di Allianz Stadium.
Spalletti menghadapi tantangan dalam mengelola skuad karena sejumlah pemain tidak tersedia akibat cedera.
Khephren Thuram, Kenan Yildiz, dan Manuel Locatelli termasuk dalam daftar pemain yang absen. Locatelli bahkan harus menepi selama beberapa bulan karena cedera lutut serius.
Juan Cabal, Andrea Cambiaso, dan Pape Sarr juga disebut tidak tersedia, sementara Weston McKennie berpeluang kembali.
Dengan kondisi tersebut, kekalahan 2-3 dari Sassuolo menjadi pekerjaan tambahan bagi Juventus sebelum beralih ke pertandingan Eropa.
Sementara bagi Sassuolo, kemenangan dramatis tersebut membuat posisi mereka di Serie A semakin kompetitif. Klasemen Serie A usai Sassuolo vs Juventus kini memperlihatkan kedua tim sama-sama mengoleksi tujuh poin, dengan Juventus di posisi kedelapan dan Sassuolo tepat di bawahnya karena perbedaan selisih gol.




















