Headline.co.id, Di Tengah Kekeringan Yang Melanda Kapanewon Tepus ~ Kabupaten Gunungkidul, kebutuhan air bersih menjadi masalah mendesak bagi warga setempat. Menanggapi situasi ini, Polda DIY melalui Satuan Brimob mengoperasikan alat pengolahan air bersih atau water treatment untuk membantu masyarakat yang terdampak. Inisiatif ini merupakan bagian dari kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah DIY, Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, dan Polda DIY di Balai Padukuhan Pudak, Kalurahan Tepus.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk KPH Yudanegara, Asisten Sekda DIY Aria Nugraha, dan Inspektur DIY Muhammad Setiadi. Alat water treatment yang dioperasikan oleh Satuan Brimob Polda DIY berfungsi untuk mengolah air keruh menjadi air yang layak konsumsi. KPH Yudanegara menekankan bahwa bantuan ini adalah hasil kolaborasi berbagai pihak untuk mengatasi kesulitan air bersih yang dialami masyarakat.
KPH Yudanegara menyampaikan apresiasi kepada Polda DIY dan pihak terkait lainnya yang telah memfasilitasi penyaluran serta pengoperasian alat tersebut. “Alat pengolahan air bersih ini merupakan bantuan negara yang dimiliki oleh Satuan Brimob Polda DIY. Melalui alat ini, air yang sebelumnya keruh dapat diolah sehingga bisa langsung dikonsumsi dengan aman oleh masyarakat,” ujarnya. Ia berharap kolaborasi ini tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, menambahkan bahwa keterlibatan Polda DIY dalam penanganan kebutuhan air bersih adalah bentuk kepedulian dan komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat. “Polri tidak hanya hadir ketika masyarakat membutuhkan rasa aman, tetapi juga berupaya hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan kemanusiaan seperti kebutuhan air bersih,” ungkapnya. Ia menekankan pentingnya sinergi dari berbagai pihak dalam menangani masalah kekeringan ini.
Polda DIY berkomitmen untuk terus mendukung pengoperasian alat water treatment selama lima hari ke depan di wilayah Kapanewon Tepus. Kombes Pol Ihsan menegaskan bahwa semangat gotong royong menjadi kunci dalam mengatasi kesulitan air bersih yang dialami warga. “Mudah-mudahan kehadiran water treatment ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat selama kondisi kekeringan,” jelasnya. Dukungan personel dan sarana akan terus diberikan selama kegiatan pengolahan air bersih berlangsung.
















