Headline.co.id, Jakarta ~ Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Kawah Ijen, Jawa Timur, mulai menunjukkan tanda-tanda mereda. Namun, upaya pemadaman melalui metode water bombing masih terus dilanjutkan. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa api benar-benar padam dan tidak menyebar lebih luas. Operasi pemadaman ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan TNI.
Menurut laporan dari BPBD Jawa Timur, kebakaran yang terjadi sejak beberapa hari lalu ini telah menghanguskan sebagian besar vegetasi di sekitar Kawah Ijen. Meski intensitas api mulai berkurang, tim pemadam kebakaran tetap siaga untuk mencegah kemungkinan munculnya titik api baru. “Kami terus melakukan pemantauan dan pemadaman untuk memastikan tidak ada lagi potensi kebakaran,” ujar seorang pejabat BPBD.
Water bombing menjadi salah satu metode yang efektif dalam menangani karhutla di kawasan yang sulit dijangkau oleh tim darat. Helikopter yang dikerahkan mampu menjangkau area yang terbakar dengan cepat, menumpahkan air dalam jumlah besar untuk memadamkan api. Hingga saat ini, operasi water bombing masih menjadi prioritas utama dalam penanganan kebakaran di Kawah Ijen.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain itu, pihak berwenang juga mengimbau masyarakat sekitar untuk tetap waspada dan melaporkan jika melihat adanya tanda-tanda kebakaran baru. Koordinasi dengan berbagai instansi terkait terus dilakukan untuk memastikan keselamatan warga dan kelestarian lingkungan di sekitar Kawah Ijen. Upaya ini diharapkan dapat segera mengakhiri ancaman kebakaran hutan di kawasan tersebut.



















