Headline.co.id, Karo ~ Sebanyak 418 warga Desa Kuta Tengah, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, telah dipulangkan dari posko pengungsian setelah erupsi Gunung Sinabung. Pemulangan ini dilakukan setelah adanya perubahan radius zona merah yang ditetapkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada 6 September 2026. Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil rapat evaluasi Tim Terpadu Tanggap Darurat Bencana Erupsi Gunung Sinabung.
Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., menjelaskan bahwa proses pemulangan warga dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan keamanan dan keselamatan masyarakat. “Pemulangan warga Desa Kuta Tengah dilaksanakan setelah adanya perubahan ketentuan radius zona bahaya dan berdasarkan hasil koordinasi serta rapat Tim Terpadu Tanggap Darurat Bencana Erupsi Gunung Sinabung. Seluruh proses dilakukan secara terukur dengan mengutamakan keselamatan masyarakat,” ujar Ferry.
Dari total 418 warga yang dipulangkan, terdapat 210 laki-laki dan 208 perempuan. Di mereka, terdapat 35 balita, 34 lanjut usia, dua ibu hamil, serta enam ibu menyusui. Selain itu, kelompok dewasa dan orang tua berjumlah 237 orang, terdiri atas 101 laki-laki dan 132 perempuan, serta kelompok remaja dan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Untuk mendukung proses pemulangan, personel gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, dan Satuan Polisi Pamong Praja dikerahkan. Mereka membantu dalam transportasi warga serta pengangkutan barang-barang milik pengungsi menuju Desa Kuta Tengah. Kombes Pol Ferry menambahkan bahwa keterlibatan berbagai unsur dalam proses ini merupakan bentuk sinergi lintas instansi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat terdampak bencana. “Personel gabungan tidak hanya membantu mobilisasi warga, tetapi juga memastikan barang-barang milik masyarakat dapat diangkut dengan baik. Ini merupakan bagian dari pelayanan kemanusiaan agar warga dapat kembali ke rumahnya secara aman dan tertib,” katanya.




















