by

Penjualan Kalelawar di Pasar Tomohon di Setop

HeadLine.co.id, (Manado) – Pasar Tomohon, Sulawesi Utara telah menghentikan perdagangan kalelawar guna menghindari adanya penyebaran virus corona di Manado.

Kalelawar diduga sebagai penyebar virus yang beberapa hari belakangan ini menggemparkan dunia. Sejak kemunculannya virus tersebut di Wuhan, China. Kelelawar menjadi salah satu hewan liar yang diperjualbelikan dalam keadaan hidup di Pasar Seafood Huanan. Pasar ini adalah tempat pertama kali virus corona ditemukan.

Baca Juga: Diduga Terjadi Kerusakan Rem, Peserta Gowes Asal Klaten Jatuh ke Jurang

Menurut pakar ahli virus, warga Wuhan mengonsumsi kelelawar sebagai sup. Pasar Tomohon juga menjadi salah satu pasar yang menjual hewan seperti anjing, kucing hingga kelelawar untuk dikonsumsi.

“Kami bertemu dengan para pedagang (Pasar Tomohon) untuk memberi informasi soal bahaya virus corona dan memerintahkan mereka untuk berhenti menjual kelelawar dan ular,” ujar Pejabat Kesehatan di Manado Isye Liuw.

Pemerintah kota Manado telah memperketat truk-truk yang melintas, guna menghentikan dan mengawasi transportasi perdagangan hewan liar yang masuk ke pasar tersebut. Serta, olahan kelalawar di manado tidak ada lagi yang dijual.

Comment

News Feed