Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Bencana

Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Tidak Sehat bagi Kelompok Sensitif, Waspadai Dampaknya ke Paru-paru

Saddam by Saddam
2 months ago
in Bencana
Reading Time: 5 mins read
398 26
A A
0
dampak abu vulkanik gunung anak krakatau

dampak abu vulkanik gunung anak krakatau (Dok Foto CNBC)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Kualitas udara Jakarta hari ini, Senin (7/9/2026), tercatat berada pada kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif dengan indeks kualitas udara atau AQI mencapai 101 pada pagi hari. Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 06.00 WIB, polutan utama yang terdeteksi adalah ozon atau O3 dengan konsentrasi 137,9 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian terutama bagi anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan atau sensitivitas pada saluran pernapasan.

Contents

    • 0.1. 314 Ribu Kasus ISPA Melanda Wilayah Karhutla, Lebih dari 70 Ribu Balita Jadi Korban
    • 0.2. 70.890 Balita Alami ISPA di Wilayah Karhutla, DPR Desak Perlindungan Kesehatan Pernapasan
  • 1. AQI Jakarta Diperkirakan Meningkat hingga Malam Hari
  • 2. Kelompok Sensitif Perlu Lebih Berhati-hati
  • 3. Paparan Polusi Jangka Panjang Bisa Mengganggu Saluran Pernapasan
  • 4. Kondisi Udara Jakarta Tidak Bisa Langsung Dikaitkan dengan Erupsi Krakatau
  • 5. Jakarta Berada di Peringkat Ke-16 dalam Pemantauan Global IQAir

Kualitas udara Jakarta hari ini juga diperkirakan memburuk secara bertahap hingga sore dan malam hari. Prakiraan per jam menunjukkan AQI berpotensi meningkat dari kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif menjadi tidak sehat, sehingga masyarakat rentan disarankan lebih berhati-hati ketika melakukan aktivitas di luar ruangan.

You might also like

paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

314 Ribu Kasus ISPA Melanda Wilayah Karhutla, Lebih dari 70 Ribu Balita Jadi Korban

22 October 2026
kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla

70.890 Balita Alami ISPA di Wilayah Karhutla, DPR Desak Perlindungan Kesehatan Pernapasan

22 October 2026

Situasi kualitas udara Jakarta hari ini terjadi ketika aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau disertai sebaran abu vulkanik terpantau mencapai sejumlah wilayah, termasuk DKI Jakarta dan Jawa Barat. Namun, kondisi AQI Jakarta tidak dapat secara langsung dikaitkan dengan aktivitas erupsi tersebut karena polutan utama yang terdeteksi dalam pemantauan kualitas udara adalah ozon.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

AQI Jakarta Diperkirakan Meningkat hingga Malam Hari

Berdasarkan prakiraan per jam IQAir, kualitas udara Jakarta diprediksi mengalami perubahan sepanjang Senin.

Pada pukul 07.00 WIB, AQI Jakarta diproyeksikan berada pada angka 106, kemudian meningkat menjadi 109 pada pukul 08.00 WIB dan bertahan pada level serupa sekitar pukul 09.00 WIB.

Memasuki pukul 10.00 WIB, indeks kualitas udara diperkirakan sedikit turun menjadi 107. Namun, kondisi udara kembali berpotensi memburuk pada siang hingga sore hari.

AQI diproyeksikan mencapai 114 pada pukul 14.00 WIB. Angka tersebut kemudian diperkirakan meningkat menjadi 128 pada pukul 15.00 WIB dan 145 pada pukul 16.00 WIB.

Kondisi yang lebih buruk berpotensi terjadi mulai sore menuju malam hari. Pada pukul 17.00 WIB, AQI Jakarta diperkirakan mencapai 151 sehingga masuk kategori tidak sehat.

Indeks tersebut diproyeksikan meningkat menjadi 158 pada pukul 18.00 WIB dan mencapai 161 sekitar pukul 19.00 WIB.

Setelah mencapai level tertinggi pada malam hari, kualitas udara diperkirakan mulai membaik. AQI diproyeksikan turun menjadi 135 pada pukul 21.00 WIB dan 123 pada pukul 22.00 WIB.

Perubahan indeks tersebut membuat masyarakat perlu menyesuaikan aktivitas di luar ruangan, terutama ketika kualitas udara memasuki kategori tidak sehat.

Kelompok Sensitif Perlu Lebih Berhati-hati

Kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif menunjukkan bahwa kondisi udara mulai dapat memberikan risiko lebih besar terhadap masyarakat yang lebih rentan terhadap paparan polusi.

Kelompok tersebut mencakup anak-anak, orang lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan atau sensitivitas terhadap polusi udara.

Ketika AQI semakin meningkat, masyarakat dalam kelompok tersebut disarankan membatasi aktivitas di luar ruangan. Penggunaan masker yang dapat menutup hidung dan mulut dengan baik juga disarankan ketika harus beraktivitas di luar.

Masyarakat juga perlu memantau perkembangan kualitas udara secara berkala sebelum melakukan kegiatan di ruang terbuka, terutama pada sore hingga malam hari ketika AQI diperkirakan meningkat.

Paparan Polusi Jangka Panjang Bisa Mengganggu Saluran Pernapasan

Dampak kualitas udara yang buruk tidak hanya berkaitan dengan rasa tidak nyaman ketika bernapas. Paparan polutan secara terus-menerus juga dapat memengaruhi mekanisme pertahanan alami pada saluran pernapasan dan paru-paru.

Udara yang dihirup manusia terlebih dahulu melewati hidung dan saluran pernapasan sebelum mencapai paru-paru. Pada saluran tersebut terdapat lendir dan rambut-rambut halus yang membantu menangkap partikel atau benda asing agar tidak masuk lebih jauh ke dalam tubuh.

Tubuh juga memiliki mekanisme alami untuk mengeluarkan partikel yang masuk melalui saluran pernapasan. Batuk dan bersin merupakan bagian dari sistem pertahanan tersebut.

Namun, paparan polusi dalam waktu lama dapat mengganggu fungsi mekanisme pertahanan saluran pernapasan.

Dokter spesialis konsultan paru kerja, dr. Hendrastutik Apriningsih, Sp.P (K), M.Kes, pernah menjelaskan dampak paparan polusi terhadap sistem pernapasan dalam program Beauty Health bertema “Bahaya Polusi Udara terhadap Kesehatan Paru-paru” yang tayang di kanal YouTube Tribun Health pada Kamis (17/11/2022).

“Semua ini apabila kita terpapar dalam jangka panjang, meskipun itu tidak terlalu tinggi konsentrasinya, bisa menimbulkan kerusakan pada rambut getar dan mukosa saluran napas,” jelas dr. Hendras.

Menurut dia, kerusakan pada mekanisme pertahanan tersebut dapat membuat seseorang menjadi lebih mudah mengalami iritasi pada saluran pernapasan.

Paparan polusi dalam jangka panjang juga dapat meningkatkan risiko sejumlah gangguan pada sistem pernapasan, termasuk asma, penyakit paru obstruktif kronis, dan bronkitis.

Kondisi Udara Jakarta Tidak Bisa Langsung Dikaitkan dengan Erupsi Krakatau

Kualitas udara Jakarta yang memburuk terjadi bersamaan dengan kondisi sebaran abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau yang terpantau mencapai sejumlah wilayah.

Meski demikian, data kualitas udara tersebut belum dapat digunakan untuk menyimpulkan bahwa kenaikan AQI Jakarta disebabkan secara langsung oleh abu vulkanik.

Hal ini karena polutan utama yang terdeteksi dalam pemantauan adalah ozon atau O3 dengan konsentrasi 137,9 µg/m³.

Untuk memastikan seberapa besar pengaruh abu vulkanik terhadap kualitas udara Jakarta diperlukan pemantauan konsentrasi partikulat, khususnya PM2,5 dan PM10, serta informasi mengenai arah dan luas sebaran abu vulkanik.

Karena itu, masyarakat perlu membedakan antara kondisi kualitas udara berdasarkan AQI dengan informasi mengenai sebaran abu vulkanik sehingga tidak terburu-buru menarik hubungan sebab-akibat tanpa data pendukung.

Jakarta Berada di Peringkat Ke-16 dalam Pemantauan Global IQAir

Dalam pemeringkatan global IQAir pada pukul 07.12 WIB, Jakarta tercatat berada di posisi ke-16 dalam daftar wilayah dengan kualitas udara terburuk yang dipantau pada saat tersebut.

Dengan AQI 101 pada pagi hari dan potensi kenaikan indeks hingga kategori tidak sehat pada sore hingga malam hari, masyarakat disarankan terus memperhatikan perkembangan kualitas udara sebelum beraktivitas di luar.

Anak-anak, lansia, serta masyarakat yang mempunyai sensitivitas atau gangguan pernapasan perlu memberikan perhatian lebih besar terhadap kondisi ini.

Selain membatasi aktivitas luar ruangan ketika kualitas udara memburuk, masyarakat dapat menggunakan masker yang menutup hidung dan mulut dengan baik serta memantau secara berkala informasi mengenai kualitas udara dan perkembangan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Pemantauan tersebut menjadi penting karena indeks kualitas udara dapat berubah dalam hitungan jam. Dengan mengetahui kondisi terkini, masyarakat dapat menentukan waktu beraktivitas di luar ruangan sekaligus mengurangi paparan polutan, terutama ketika AQI berada pada kategori tidak sehat.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: aktivitas erupsiAQI JakartaAQI mencapai 101Kualitas udara Jakarta hari iniPemantauan Global IQAir

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Saddam

Saddam

Related Stories

paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

314 Ribu Kasus ISPA Melanda Wilayah Karhutla, Lebih dari 70 Ribu Balita Jadi Korban

by Saddam
22 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat sebanyak 314.124 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di tujuh provinsi terdampak kebakaran...

kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla

70.890 Balita Alami ISPA di Wilayah Karhutla, DPR Desak Perlindungan Kesehatan Pernapasan

by Saddam
22 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Ancaman terhadap kesehatan pernapasan akibat efek karhutla menjadi perhatian serius setelah Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 70.890 kasus...

Gempa Malang Hari Ini Guncang Selatan Jawa Timur

Gempa Malang Hari Ini Jadi Sorotan, BMKG Minta Warga Terapkan Drop, Cover, and Hold On

by Saddam
14 September 2026
0

Headline.co.id, Malang ~ Gempa Malang hari ini yang mengguncang wilayah selatan Kabupaten Malang dan sejumlah daerah di Jawa Timur pada...

pusat gempa berada di laut, sekitar 160 kilometer arah tenggara Kabupaten Malang

Gempa Malang Hari Ini M 5,0, BMKG Ungkap Lokasi dan Kedalaman Episenter

by Saddam
14 September 2026
0

Headline.co.id, Malang ~ Gempa Malang hari ini berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah selatan Kabupaten Malang dan sekitarnya pada Senin (14/9/2026)...

Gempa Malang Hari Ini M 5,0

Gempa Malang Hari Ini, BMKG Ungkap Penyebab dan Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

by Saddam
14 September 2026
0

Headline.co.id, Malang ~ Gempa Malang hari ini mengguncang wilayah selatan Kabupaten Malang dan sejumlah daerah di Jawa Timur pada Senin...

Anggaran Mitigasi Bencana Diminta Diperkuat

Prabowo Siapkan Drone Water Bombing, Bisa Angkut hingga 50 Kilogram Air

by Saddam
8 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Presiden Prabowo Subianto meminta pemerintah menyiapkan drone berkapasitas besar yang mampu membawa dan menjatuhkan air untuk membantu...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Ilustrasi gambar kecelakaan

Gagal Antisipasi Jarak, Dua Motor Bertabrakan di Jetis Yogyakarta

15 June 2025
Jejak Karier Luka Menalo Sebelum Gabung Persib, Pernah Bersinar di Kroasia, Slovenia, hingga Bosnia

Luka Menalo Gabung Persib, Ini Statistik Lengkap Winger Timnas Bosnia yang Pernah Tampil di Europa League

2 July 2026
Police Goes to School, Polantas KARIB Edukasi Ratusan Siswa soal Keselamatan Berlalu Lintas

Edukasi Keselamatan Lalu Lintas di SD Muhammadiyah 3 Pekanbaru oleh Polantas KARIB

21 August 2026

Menko Polhukam: Tidak Ada Rencana Remisi Untuk Kasus Korupsi, Teroris dan Narkoba

5 April 2020

Polisi Jamin Kelancaran dan Keamanan Distribusi Sembako di Wilayah Trenggalek

25 April 2020
Polisi Tangkap 2 Pelaku Narkoba, Sita 5,2 Kg Sabu Senilai Rp5,24 Miliar

Polisi Sita 5,2 Kg Sabu dari Dua Pelaku di Jakarta Barat

12 September 2026
Tegur Pengendara Abai Keselamatan, Satlantas Polres Abdya Tindak Pelanggaran Lalu Lintas

Satlantas Polres Abdya Intensifkan Penertiban Pelanggaran Lalu Lintas

5 September 2026

Artikel Terbaru

Berita Terkini

1.000 Beasiswa Dokter Spesialis Disiapkan untuk Pemerataan

23 October 2026
Polres Kudus Ungkap Penipuan Berkedok Petugas Listrik Subsidi, 7 Warga Jadi Korban

Penipuan Listrik Subsidi di Kudus, 7 Warga Rugi Rp8,55 Juta

23 October 2026
Siaran Pers: Kemenpar: Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali Tingkatkan Konektivitas Wisatawan

Rute TransNusa Melbourne-Bali Dibuka, Jadi Harian 15 November

23 October 2026
Berita Terkini

TPAKD Salurkan Pembiayaan Rp70,2 Triliun kepada Debitur

23 October 2026
Berita Terkini

Pemkab Sidoarjo Perkuat Pencegahan Perundungan Siber

23 October 2026
Berita Terkini

Pesantren Didorong Jadi Pusat Pemberdayaan Ekonomi Umat

23 October 2026
Berita Terkini

34 Anggota TAGANA Nagan Raya Ikuti Diklatsar

23 October 2026

Popular Story

Berita Terkini
Nasional

Program Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November 2026

by Aditya
21 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meluncurkan program perlindungan sosial (perlinsos)...

Read moreDetails

Karhutla Ganggu 2.458 Penerbangan Domestik hingga 17 Oktober

Jumat Keliling Polda Babel Soroti Bahaya Peredaran Narkoba

ANRI dan Basarnas Latih Pegawai Kuasai Bantuan Hidup Dasar

Jumat Curhat Polda Sulteng Dorong Warga Sigi Jaga Kamtibmas

Investasi Era Prabowo Capai Rp3.923,2 Triliun, Serap 5,4 Juta

Kemenhut Siapkan 5.000 ASN Hadapi Ancaman Karhutla 2026

Jumat Berkah Induk PJR BSD Korlantas Polri Dekatkan Polisi dan Warga

Persebaya U-13 Bangkit, Bhayangkara Dihajar 8-0

Pelatihan AI, 60 ASN Pemko Banda Aceh Didorong Lebih Produktif

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.