Budi Sylvana Ingatkan Jemaah Haji Untuk Persiapkan Kesehatan dan Vaksinasi Lengkap

  • Whatsapp
sosialisasi haji sehat dan vaksinasi COVID-19 di Pondok Pesantren Nurul Islam Kabupaten Jember
sosialisasi haji sehat dan vaksinasi COVID-19 di Pondok Pesantren Nurul Islam Kabupaten Jember

Headline.co.id (Jakarta) ~ Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan menggelar sosialisasi haji sehat dan vaksinasi COVID-19 sejak 4 September 2021 di Pondok Pesantren Nurul Islam Kabupaten Jember.

baca juga: Adhitia Sofyan: Chord Gitar dan Lirik Lagu Sesuatu di Jogja Hey Cantik Coba Kau Catat

Read More

Kepala Pusat Kesehatan Haji, dr. Budi Sylvana mengingatkan Jemaah Haji agar selalu mempersiapkan kesehatannya sejak dini dengan melakukan vaksinasi lengkap.

“Kami ingin Jemaaah haji yang belum divaksinasi COVID-19, segera melakukan vaksinasi secara lengkap tanpa menunggu kalau berangkat haji, sehingga masyarakat Indonesia lepas dari pandemi COVID-19, dan jemaah haji dapat diberangkatkan ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji,” kata dr. Budi saat memberi sambutan pada pelaksanaan sosialisasi haji sehat dan vaksinasi COVID-19 di Pondok Pesantren Nurul Islam Kabupaten Jember, Sabtu (4/9).

Baca juga: Terima Uang 2,4 Miliar, Sumianto Warga Sleman Borong 3 Mobil

Sosialisasi haji sehat dan Vaksinasi COVID-19 tersebut dihadiri oleh perwakilan Komisi XI DPR RI Ir. Nur Yasin, MBA. Ia mengatakan bahwa jemaah haji agar menyiapkan kesehatannya baik pada saat kondisi normal maupun pandemi.

“Jangan lalai dalam melakukan protokol kesehatan meski kasus turun,” katanya.

Baca juga: Dugaan Pelanggaran UU ITE, Polda Sumbar Panggil Bupati Solok

Jemaah haji diimbau selalu waspada terhadap risiko penularan COVID-19 dan penularan penyakit lainnya dengan melakukan protokol kesehatan. Pasalnya jemaah haji yang akan berangkat ke Arab Saudi pasti berinteraksi dengan jemaah lain yang berasal dari berbagai negara dan tidak tahu riwayat kesehatannya.

Sementara untuk vaksinasi COVID-19 dilakukan terhadap santri dan santriwati SMK dan MA Nurul Islam usia 12 – 17 tahun, serta masyarakat umum usia 18 tahun ke atas, dengan menggunakan vaksin merek Sinovac.

baca juga: Mahfud MD Minta Perusakan Masjid Jemaat Ahmadiyah Indonesia Diproses Hukum HAM

Hingga Minggu (5/9), lebih dari 1000 orang telah divaksinasi COVID-19 di Pesantren tersebut dan tidak ada Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *