Headline.co.id, Jakarta ~ Polda Metro Jaya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, untuk mengantisipasi potensi kemacetan akibat aksi demonstrasi. Langkah ini dilakukan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas dan keamanan masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi tersebut. Rekayasa lalu lintas ini akan diterapkan secara fleksibel, menyesuaikan dengan kondisi di lapangan.
Kombes Pol Latif Usman, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa pihaknya telah memetakan beberapa titik yang berpotensi mengalami kepadatan. “Kami akan melakukan pengalihan arus jika diperlukan, terutama di jalan-jalan utama yang mengarah ke Gedung DPR,” ujarnya. Latif menambahkan bahwa pihaknya juga telah menyiapkan personel tambahan untuk mengatur lalu lintas dan membantu masyarakat yang membutuhkan informasi terkait rute alternatif.
Selain itu, Polda Metro Jaya juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan bahwa rekayasa lalu lintas ini tidak mengganggu kegiatan masyarakat lainnya. “Kami berkomitmen untuk menjaga keseimbangan hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat dan hak pengguna jalan lainnya,” tambah Latif. Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi arahan petugas di lapangan dan menggunakan jalur alternatif yang telah disediakan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Polda Metro Jaya berharap dengan adanya rekayasa lalu lintas ini, potensi kemacetan dapat diminimalisir dan kegiatan masyarakat di sekitar Gedung DPR dapat berjalan lancar. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti perkembangan informasi melalui saluran resmi Polda Metro Jaya.













