Headline.co.id, Banda Aceh ~ 25 Agustus 2026 – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Aceh mengambil langkah proaktif dalam meningkatkan budaya keamanan pangan di kalangan pelaku usaha. Upaya ini dilakukan melalui pendampingan intensif yang bertujuan untuk memastikan produk pangan yang beredar di masyarakat aman dan sesuai standar kesehatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang menargetkan peningkatan kualitas keamanan pangan di seluruh Indonesia.
Pendampingan yang dilakukan oleh BBPOM Aceh melibatkan berbagai tahapan, mulai dari edukasi hingga pengawasan langsung di lapangan. Kepala BBPOM Aceh, Dr. Rina Sari, menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mendukung pelaku usaha dalam memahami pentingnya keamanan pangan. “Kami ingin memastikan bahwa setiap produk yang dihasilkan memenuhi standar yang telah ditetapkan, sehingga konsumen merasa aman,” ujarnya.
Program ini juga mencakup sosialisasi mengenai regulasi dan standar keamanan pangan yang harus dipatuhi oleh pelaku usaha. BBPOM Aceh bekerja sama dengan berbagai instansi terkait untuk memberikan pelatihan dan bimbingan teknis. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab pelaku usaha terhadap produk yang mereka hasilkan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ke depan, BBPOM Aceh berencana untuk memperluas jangkauan pendampingan ke lebih banyak daerah di Aceh. Dengan demikian, diharapkan seluruh pelaku usaha di provinsi ini dapat menerapkan praktik keamanan pangan yang baik. “Kami optimis bahwa dengan kerja sama yang baik pemerintah dan pelaku usaha, keamanan pangan di Aceh dapat terus ditingkatkan,” tambah Dr. Rina Sari.
















