Headline.co.id, Dalam Rangka Memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw ~ Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid, menekankan pentingnya memperkuat akhlak untuk menghadapi krisis moral di era algoritma. Acara yang berlangsung pada Selasa, 25 Agustus 2026, ini menjadi momentum bagi Meutya untuk mengingatkan masyarakat tentang tantangan moral yang dihadapi di tengah perkembangan teknologi yang pesat.
Meutya Hafid menyatakan bahwa di era digital saat ini, algoritma sering kali mempengaruhi cara berpikir dan bertindak manusia. “Kita harus memperkuat akhlak agar tidak terjebak dalam krisis moral yang diakibatkan oleh pengaruh algoritma,” ujarnya. Menurutnya, nilai-nilai akhlak yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW dapat menjadi panduan dalam menghadapi tantangan tersebut.
Lebih lanjut, Meutya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun karakter yang kuat dan berakhlak mulia. Ia menegaskan bahwa pendidikan akhlak harus menjadi prioritas dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam penggunaan teknologi. “Pendidikan akhlak harus menjadi fondasi dalam memanfaatkan teknologi agar dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tambahnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai langkah konkret, Meutya mendorong adanya kolaborasi pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk menyusun program-program yang dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya akhlak. Ia berharap, melalui upaya bersama ini, masyarakat dapat lebih bijak dalam menggunakan teknologi dan mampu menangkal dampak negatif yang ditimbulkan oleh algoritma.

















