Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengirimkan bantuan seberat 65,7 ton kepada korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam di wilayah tersebut. Pengiriman bantuan dilakukan pada Selasa, 25 Agustus 2026, dan diharapkan dapat meringankan beban para korban.
Bantuan yang dikirimkan terdiri dari berbagai kebutuhan pokok seperti beras, mie instan, minyak goreng, dan bahan makanan lainnya. Selain itu, terdapat juga perlengkapan kesehatan dan kebersihan yang sangat dibutuhkan oleh para pengungsi. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan hasil dari gotong royong masyarakat Jawa Timur yang peduli terhadap sesama.
Pengiriman bantuan ini dilakukan melalui jalur laut dan udara untuk memastikan distribusi yang cepat dan tepat sasaran. Khofifah menekankan pentingnya koordinasi dengan pemerintah daerah setempat agar bantuan dapat diterima dan didistribusikan dengan baik kepada masyarakat yang membutuhkan. “Kami berharap bantuan ini dapat segera sampai dan bermanfaat bagi saudara-saudara kita di NTT,” ujar Khofifah.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain bantuan logistik, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga berencana mengirimkan tim relawan untuk membantu proses pemulihan di lokasi bencana. Tim ini akan bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat dalam upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen Jawa Timur dalam mendukung pemulihan NTT pascabencana.


















