Headline.co.id, Jakarta ~ Dalam upaya menghadapi kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Rimbo Panjang, Kepolisian Daerah Riau melalui Satuan Brimob telah menyiapkan 40 alat bantu pernapasan. Langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan dan kesehatan personel yang terlibat dalam penanganan karhutla di wilayah tersebut.
Kepala Satuan Brimob Polda Riau, Kombes Pol Dedi Suryadi, menyatakan bahwa alat bantu pernapasan ini sangat penting untuk melindungi petugas dari paparan asap yang dapat membahayakan kesehatan. “Kami berupaya semaksimal mungkin untuk melindungi anggota kami dari risiko kesehatan akibat asap,” ujarnya. Selain itu, alat ini juga akan digunakan untuk membantu masyarakat yang terdampak kabut asap.
Kondisi kabut asap di Rimbo Panjang semakin memburuk dalam beberapa hari terakhir, sehingga memerlukan tindakan cepat dan tepat dari berbagai pihak. Selain menyiapkan alat bantu pernapasan, Brimob juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memadamkan titik api dan mencegah penyebaran kebakaran lebih lanjut.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Langkah antisipatif ini merupakan bagian dari strategi penanganan karhutla yang lebih komprehensif. Dedi menambahkan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi dan siap menambah jumlah alat bantu pernapasan jika diperlukan. “Kami berkomitmen untuk memberikan yang terbaik dalam penanganan karhutla ini,” tegasnya.


















