Headline.co.id, Polri Melalui Tim Medis Taktis Bidkesjas Korbrimob Polri Bergerak Cepat Dalam Menangani Korban Gempa Susulan Di Satar Reo ~ Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Gempa berkekuatan magnitudo 5,8 mengguncang wilayah tersebut pada Kamis, 20 Agustus 2026, pukul 09.47 WIB, menyebabkan kerusakan pada sejumlah posko pengungsian. Tim yang dipimpin oleh Iptu dr. David Yohan segera memberikan pertolongan di tengah kondisi lapangan yang penuh keterbatasan.
Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, Karo Penmas Divhumas Polri, menjelaskan bahwa Tim Medis Taktis langsung bergerak untuk memberikan bantuan kepada para korban. “Tim Medis Taktis bergerak cepat memberikan pertolongan kepada korban gempa susulan. Upaya penyelamatan dilakukan secara maksimal, termasuk terhadap korban yang mengalami kondisi kritis, dengan keterbatasan sarana dan situasi darurat di lapangan,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 21 Agustus 2026.
Salah satu korban, Adrianus Aji (54), diterima oleh tim medis dalam kondisi tidak sadar dan mengalami henti napas setelah terjatuh saat gempa terjadi. Iptu dr. David Yohan bersama timnya melakukan resusitasi jantung paru (RJP) di lokasi untuk menyelamatkan nyawa korban. Meskipun telah dilakukan upaya maksimal, Adrianus Aji akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Diketahui, korban memiliki riwayat penyakit jantung.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain menangani Adrianus Aji, Tim Medis Taktis juga memberikan pertolongan kepada sejumlah korban lainnya di Posko Lapangan. Brigjen Pol. Trunoyudo menegaskan bahwa respons cepat dan tindakan medis di lapangan merupakan bagian dari upaya Polri untuk memastikan masyarakat terdampak bencana mendapatkan pertolongan sesegera mungkin. “Di tengah kondisi darurat dan keterbatasan, personel tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk menyelamatkan nyawa,” tambahnya.

















