Headline.co.id, Wakil Menteri Komunikasi Dan Informatika ~ Nezar Patria, menekankan pentingnya tata kelola yang baik dalam penggunaan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia. Hal ini disampaikan dalam sebuah acara yang berlangsung pada Rabu, 5 Agustus 2026. Nezar menegaskan bahwa seiring dengan semakin aktifnya AI dalam berbagai sektor, pengaturan yang tepat harus segera diterapkan untuk menghindari dampak negatif.
Nezar Patria mengungkapkan bahwa AI kini telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari, mulai dari sektor bisnis hingga pemerintahan. “Saat AI mulai bertindak, tata kelola tak boleh tertinggal,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa regulasi yang jelas dan komprehensif diperlukan untuk memastikan bahwa penggunaan AI dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat tanpa mengorbankan aspek keamanan dan privasi.
Dalam kesempatan tersebut, Nezar juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi pemerintah, sektor swasta, dan akademisi dalam merumuskan kebijakan terkait AI. Menurutnya, pendekatan yang inklusif dan kolaboratif akan menghasilkan regulasi yang lebih efektif dan dapat diterima oleh semua pihak. “Kita harus bekerja sama untuk menciptakan ekosistem AI yang sehat dan berkelanjutan,” tambahnya.
Sebagai langkah konkret, Kementerian Komunikasi dan Informatika berencana untuk mengadakan serangkaian diskusi dan lokakarya guna mengumpulkan masukan dari berbagai pemangku kepentingan. Nezar berharap bahwa dengan adanya dialog yang konstruktif, Indonesia dapat menjadi negara yang siap menghadapi tantangan dan peluang yang dibawa oleh perkembangan teknologi AI.

















