Tinjau Lokasi Karantina PMI, Kepala Dinas Kesehatan Prov Kalbar Pantau LPMP dan Dekopinwil Kalbar

Gravatar Image
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, drg. Hary Agung Tjahyadi, M.Kes melakukan peninjauan terhadap dua lokasi yang menjadi tempat karantina bagi PMI
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, drg. Hary Agung Tjahyadi, M.Kes melakukan peninjauan terhadap dua lokasi yang menjadi tempat karantina bagi PMI

Tinjau Lokasi Karantina PMI, Kepala Dinas Kesehatan Prov Kalbar Pantau LPMP dan Dekopinwil Kalbar ~ Headline.co.id (Pontianak). Sabtu kemarin (5/3/2022), Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, drg. Hary Agung Tjahyadi, M.Kes., melakukan peninjauan terhadap dua lokasi yang menjadi tempat karantina bagi PMI (Pekerja Migran Indonesia) yakni di LPMP Kalbar dan Dekopinwil Kalbar.

Baca juga: Wakil Wali Kota Depok Minta Pengawas Perhatikan Kualitas Pendidikan

Gedung LPMP Kalbar dan Dekopinwil Kalbar sejak tahun 2021 lalu, sudah menjadi salah satu tempat karantina yang disediakan oleh Pemprov Kalbar untuk para pekerja migran yang melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk dan Entikong.

Penyediaan fasilitas tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengendalikan dan mencegah penularan infeksi Covid-19, karena di Kalbar sendiri memiliki beberapa pintu masuk antar negara. Hal tersebut menjadikan daerah kita rentan akan kasus impor dari luar Indonesia.

Baca juga: IAIN Takengon Diperkuat Fasilitas Gedung Perpustakaan, Pusat Bahasa dan Kegiatan Mahasiswa

Tempat karantina ini memfasilitasi para pekerja migran bermasalah yang secara mandiri kembali ke Indonesia untuk mengikuti regulasi protokol kesehatan bagi pelaku perjalanan luar negeri masuk ke Indonesia.

Bagi yang hasil tes PCR nya negatif, akan dikarantina selama 3 hari di kedua tempat tersebut dan bagi yang positif akan di tempatkan di isoter (isolasi terpusat) guna pemulihan atau penyembuhan.

Baca juga: Saudi Hapus Keharusan Karantina dan PCR, Dirjen PHU Segera Selaraskan Kebijakan Umrah

Pasca karantina, para pekerja migran ini akan pulang ke daerah asalnya masing-masing, namun sehari sebelum pulang dilakukan tes Swab PCR kembali untuk memastikan kondisi pekerja dalam keadaan negatif Covid-19.

Peran Dinas Kesehatan sendiri, memastikan protokol kesehatan terlaksana dengan baik, melakukan tes PCR, pos kesehatan, dan rujukan kesehatan.

Baca juga: Hadiri Acara Silver Spectre, Wabup Apresiasi dan Support Dunia Model di Lumajang

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *