Headline.co.id, Lumajang ~ Pemerintah Kabupaten Lumajang sedang mempercepat pemasangan kamera pengawas (CCTV) dan penerangan jalan umum (PJU) di seluruh dusun. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem keamanan berbasis teknologi dan tata kelola desa. Program tersebut ditargetkan selesai pada Juni 2026 dan diharapkan dapat membangun sistem perlindungan masyarakat yang lebih terintegrasi hingga tingkat dusun.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menekankan pentingnya pemanfaatan Dana Dusun secara tepat untuk mendukung sistem keamanan lingkungan. Hal ini mencakup pemasangan CCTV, PJU, penguatan sistem keamanan lingkungan (siskamling), serta dukungan operasional perlindungan masyarakat (linmas). “Program ini harus benar-benar tuntas dan memberi manfaat nyata. Dana dusun harus diarahkan untuk memperkuat keamanan lingkungan secara sistematis,” ujar Indah di Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, pada Selasa malam (19/5/2026).
Indah menyatakan bahwa progres pemasangan CCTV dan PJU di Kecamatan Sukodono telah mencapai sekitar 80 persen dan ditargetkan selesai sepenuhnya pada pertengahan Juni 2026. Menurutnya, sistem keamanan berbasis teknologi memungkinkan pengawasan wilayah dilakukan lebih cepat, terukur, dan saling terhubung antar titik. Dengan sistem tersebut, deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dinilai dapat dilakukan lebih efektif dibandingkan pendekatan konvensional.
Selain itu, model keamanan ini juga menempatkan desa sebagai bagian aktif dalam menjaga lingkungan. Pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat diharapkan dapat saling terhubung dalam satu sistem pengamanan wilayah. Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandi Siregar, yang turut mendampingi peninjauan, mengatakan bahwa integrasi CCTV dan PJU akan memperkuat pemetaan situasi keamanan di wilayah pedesaan. “Integrasi CCTV dan PJU dapat meningkatkan efektivitas langkah pencegahan gangguan kamtibmas,” katanya.





















