Headline.co.id, Jogja ~ Kontingen mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil meraih delapan penghargaan dalam ajang Pekan Seni Mahasiswa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Peksimiprov DIY) 2026. Acara yang berlangsung dari 18 Juni hingga 2 Juli 2026 ini mempertemukan mahasiswa berbakat dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta untuk berkompetisi dalam berbagai cabang seni. UGM juga dipercaya menjadi tuan rumah untuk dua cabang lomba, yaitu Baca Puisi dan Monolog.
Pada Peksimiprov DIY 2026, UGM mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih delapan penghargaan di berbagai kategori. Flannery Angela Eirene Beatricia Waoma dan Gabriella Erra Evangelista masing-masing meraih Juara I di cabang Monolog dan Penulisan Cerita Pendek. Sementara itu, Muhammad Sheva Athaya, Dendi Alseptayendo, dan Sofie Novindri P. berhasil meraih Juara II di cabang Penulisan Puisi, Menyanyi Lagu Dangdut Putra, dan Menyanyi Lagu Pop Putri.
Prestasi Lainnya
Prestasi UGM semakin lengkap dengan raihan Juara III Menyanyi Lagu Seriosa Putra oleh Yosia Arvando Rega Winanza. Selain itu, tim vokal grup yang terdiri dari Jevan Nathaniel Malau, Widyadhari Tara Jagaddhita, Jaimie Wahab, Rachel Aleya Andriana, Lutfina Nuri Fahmida, Damar Madya Prasetya, Muhammad Humam Rafi’i, Caren Monica Simatupang, Febryantama Panji Christiawan, dan Muhammad Al Hazmi Kynan Sutanto juga meraih Juara III. Cantik Djatoek Fadillah melengkapi prestasi dengan Juara III di cabang Desain Poster.
Komitmen UGM dalam Pembinaan Seni
Direktur Kemahasiswaan UGM, Dr. Hempri Suyatna, menyatakan bahwa keberhasilan ini mencerminkan konsistensi UGM dalam membina minat dan bakat mahasiswa di bidang seni. “Capaian ini menunjukkan keberagaman talenta seni mahasiswa UGM dan bukti bahwa pembinaan berkelanjutan mampu menghasilkan prestasi kompetitif di tingkat provinsi,” ujarnya pada Selasa (7/7).
Dr. Hempri menambahkan bahwa para pemenang akan mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta pada Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) XVIII Tahun 2026. Prestasi ini menegaskan komitmen UGM dalam mendukung pengembangan mahasiswa secara utuh, tidak hanya dalam bidang akademik tetapi juga seni, budaya, dan kreativitas.

















