Headline.co.id, Padang ~ Pemerintah Kota Padang menggelar Lomba Malamang sebagai bagian dari upaya melestarikan tradisi kuliner Minangkabau. Acara ini berlangsung pada hari Jumat, 21 Agustus 2026, dan diikuti oleh berbagai kelompok masyarakat yang antusias menunjukkan keterampilan mereka dalam membuat lamang, makanan tradisional berbahan dasar beras ketan dan santan yang dimasak dalam bambu.
Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah, menyatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk melestarikan budaya kuliner, tetapi juga untuk mempererat hubungan antarwarga. “Lamang adalah bagian penting dari warisan budaya kita, dan melalui lomba ini, kami berharap generasi muda dapat lebih mengenal dan mencintai tradisi ini,” ujar Mahyeldi dalam sambutannya.
Lomba ini diadakan di Lapangan Imam Bonjol, Padang, dan diikuti oleh 15 tim dari berbagai kecamatan. Setiap tim berusaha menampilkan keunikan dan cita rasa khas dari lamang yang mereka buat. Penilaian dilakukan oleh juri yang terdiri dari pakar kuliner dan tokoh masyarakat setempat, dengan kriteria penilaian meliputi rasa, tekstur, dan presentasi.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain lomba, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni tradisional Minangkabau, seperti tari piring dan randai. Pemerintah Kota Padang berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya lokal.

















