Headline.co.id, Ruteng ~ Manggarai, Nusa Tenggara Timur kembali diguncang gempa bumi dengan magnitudo 3,4 pada Rabu, 19 Agustus 2026. Gempa ini menambah daftar aktivitas seismik yang terjadi di wilayah tersebut. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa pusat gempa berada di darat dengan kedalaman 10 kilometer.
Gempa yang terjadi pada pagi hari ini tidak menimbulkan kerusakan signifikan maupun korban jiwa. Namun, getaran dirasakan cukup kuat oleh warga setempat, yang membuat mereka waspada dan segera keluar dari rumah untuk mengantisipasi gempa susulan. “Kami merasakan getaran yang cukup kuat, tetapi tidak ada kerusakan berarti,” ujar salah satu warga Ruteng.
BMKG terus memantau aktivitas seismik di wilayah Nusa Tenggara Timur, mengingat kawasan ini sering mengalami gempa bumi. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, serta mengikuti arahan dari instansi terkait. “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG,” kata seorang pejabat BMKG.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah daerah setempat telah menyiapkan posko darurat dan tim tanggap bencana untuk menghadapi kemungkinan terburuk. Koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan guna memastikan keselamatan dan keamanan warga. Masyarakat diimbau untuk selalu siap dengan rencana evakuasi dan memperhatikan informasi terbaru mengenai kondisi gempa.


















