Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Pemerintah

Fakta di Balik Pidato Prabowo Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Viral

Hendrawan by Hendrawan
2 months ago
in Pemerintah
Reading Time: 7 mins read
405 22
A A
0
Polemik Pidato Prabowo Pengupas Bawang Said Didu Kritik Data, Hasan Nasbi Bela Substansi

Polemik Pidato Prabowo Pengupas Bawang Said Didu Kritik Data, Hasan Nasbi Bela Substansi (Dok Foto suara,com)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Pidato Prabowo pengupas bawang menjadi perbincangan publik setelah Presiden Prabowo Subianto menyebut seorang buruh harian bernama Susanah menerima upah Rp700 ribu per kilogram. Pernyataan itu disampaikan dalam Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026), ketika Presiden membahas manfaat perlindungan sosial bagi masyarakat. Angka tersebut kemudian dipertanyakan karena berbeda jauh dengan keterangan pekerja pengupas bawang di lapangan dan informasi lain mengenai pekerjaan Susanah.

Contents

    • 0.1. BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Lima Wilayah Riau, Ada 11 Hotspot
    • 0.2. Kemenag Buka Ruang Pelibatan Pemuda dalam Pengelolaan Masjid
  • 1. Awal Mula Upah Rp700 Ribu Disebut Prabowo
  • 2. Upah Rp700 Ribu Dipertanyakan
  • 3. Muncul Informasi Susanah Bukan Pengupas Bawang
  • 4. Pemerintah Janji Periksa Data
  • 5. Hasan Nasbi Minta Publik Lihat Gagasan Besar Pidato
  • 6. Said Didu Soroti Akurasi Data
  • 7. Garis Polisi di Rumah Susanah Ikut Jadi Perhatian
  • 8. Fakta yang Sudah Diketahui dan Masih Perlu Dijelaskan

Polemik pidato Prabowo pengupas bawang semakin berkembang setelah Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan pemerintah akan mengecek kebenaran data yang dibacakan Presiden. Di sisi lain, Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi meminta masyarakat tetap melihat substansi besar pidato Presiden dan tidak hanya terfokus pada satu atau dua kalimat yang menjadi viral.

You might also like

: Istimewa

BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Lima Wilayah Riau, Ada 11 Hotspot

3 October 2026
Dari Kegiatan Sosial hingga Pemberdayaan Masyarakat, Kemenag Libatkan Pemuda dalam Pengelolaan Masjid

Kemenag Buka Ruang Pelibatan Pemuda dalam Pengelolaan Masjid

3 October 2026

Perdebatan mengenai pidato Prabowo pengupas bawang juga mendapat perhatian pengamat kebijakan publik Muhammad Said Didu. Ia menuding terdapat data bermasalah yang masuk ke dalam naskah pidato Presiden, sementara informasi yang beredar setelah pidato menunjukkan adanya perbedaan mengenai jenis pekerjaan dan besaran penghasilan Susanah.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Awal Mula Upah Rp700 Ribu Disebut Prabowo

Kontroversi bermula ketika Prabowo memperkenalkan Susanah sebagai salah satu contoh masyarakat yang mendapatkan manfaat dari program perlindungan sosial pemerintah.

“Hari ini hadir bersama kita, Ibu Susana dari Kabupaten Bogor, dia bekerja sebagai buruh harian. Mengupas bawang dengan upah Rp700 ribu per kilogram,” kata Prabowo, sebagaimana dikutip dari YouTube TV Parlemen.

Presiden juga mengatakan Susanah merupakan penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako. Bantuan tersebut disebut membantu keberlangsungan pendidikan anak-anaknya.

Susanah hadir langsung dalam acara tersebut dengan mengenakan pakaian adat. Melalui layar LED di Gedung Nusantara, ditayangkan pula video mengenai kehidupannya dan penggunaan penghasilannya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti beras, minyak, serta sabun.

Namun, perhatian publik justru tertuju pada angka Rp700 ribu per kilogram yang disebut sebagai upah mengupas bawang.

Salah seorang pengguna media sosial bahkan membandingkan penghasilan tersebut dengan pendapatannya sebagai akademisi.

“Saya dosen, S3, Lektor Kepala. Saat ini penghasilan saya jauh dari penghasilan mengupas bawang,” tulis pengguna media sosial sebagaimana tercantum dalam bahan pemberitaan.

Upah Rp700 Ribu Dipertanyakan

Besaran upah tersebut menjadi pertanyaan karena nilainya jauh lebih tinggi dibandingkan harga komoditas bawang itu sendiri.

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan yang tercantum dalam bahan pemberitaan, rata-rata harga nasional bawang merah mencapai Rp34.546 per kilogram. Sementara itu, bawang putih Honan berada di kisaran Rp35.800 per kilogram.

Perbandingan tersebut membuat angka upah Rp700 ribu per kilogram semakin menjadi perhatian publik.

Pengalaman berbeda disampaikan Nurliah (50), pedagang sayur dan bumbu dapur di Pasar Pa’baeng-baeng, Makassar, Sulawesi Selatan. Ia mengaku pernah bekerja sambilan mengupas bawang.

Ketika mengetahui adanya pernyataan mengenai upah Rp700 ribu per kilogram, Nurliah mengaku bersedia mengambil pekerjaan tersebut apabila memang tersedia.

“Di mana? Kalau ada, saya juga mau,” kata Nurliah saat ditemui di Pasar Pa’baeng-baeng, dikutip dari Tribun Timur, Minggu (16/8/2026).

Menurut Nurliah, ia pernah menerima Rp100 ribu untuk mengupas 25 kilogram bawang.

“Waktu saya dulu makkupas, Rp100.000 untuk 25 kilogram. Jadi kalau satu kilogram berarti Rp2.500,” ujarnya.

Jika Rp100 ribu dibagi 25 kilogram, hasil perhitungannya adalah Rp4.000 per kilogram. Dengan demikian, terdapat ketidaksesuaian antara nominal total yang disampaikan Nurliah dan angka Rp2.500 per kilogram dalam kutipannya. Bahan yang tersedia tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai perbedaan tersebut.

Meski demikian, kedua angka tersebut tetap jauh di bawah Rp700 ribu per kilogram yang disebut dalam pidato Presiden.

Muncul Informasi Susanah Bukan Pengupas Bawang

Polemik tidak hanya menyangkut besaran upah.

Dalam bahan pemberitaan lain disebutkan bahwa Susanah sebenarnya bekerja sebagai buruh penjahit kain majun, bukan sebagai pengupas bawang.

Upah yang disebut dalam informasi tersebut juga berbeda secara signifikan, yakni Rp700 per kilogram, bukan Rp700 ribu per kilogram.

Informasi tersebut belum disertai penjelasan resmi pemerintah dalam bahan yang tersedia mengenai bagaimana data pekerjaan Susanah dan nominal upahnya dapat berbeda dengan keterangan yang dibacakan Presiden.

Susanah diketahui tinggal di Kampung Ciuncal RT01/RW04, Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Rumah yang ditempatinya disebut berupa bangunan semi permanen berukuran sekitar 3×3 meter yang berdiri di atas lahan milik ibunya.

Kondisi tersebut turut menjadi perhatian setelah Susanah diperkenalkan dalam pidato Presiden sebagai contoh penerima manfaat program perlindungan sosial.

Pemerintah Janji Periksa Data

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi telah merespons polemik mengenai angka tersebut.

Saat ditemui di Istana Negara, Jakarta, Sabtu (15/8/2026), Prasetyo mengatakan pemerintah akan memeriksa data yang digunakan dalam pidato Presiden.

“Nanti kita cek ya,” ujar Prasetyo.

Pernyataan tersebut menjadi penting karena hingga keterangan terakhir dalam bahan yang tersedia belum ada hasil resmi mengenai pengecekan angka Rp700 ribu per kilogram maupun penjelasan terkait sumber data tersebut.

Dengan demikian, klaim mengenai adanya kesalahan data perlu dibedakan dari hasil pemeriksaan resmi pemerintah yang belum disampaikan.

Hasan Nasbi Minta Publik Lihat Gagasan Besar Pidato

Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi memberikan respons berbeda terhadap ramainya perdebatan.

Ia meminta masyarakat tidak hanya terfokus pada satu atau dua kalimat dalam pidato Presiden yang kemudian menjadi bahan perbincangan di media sosial.

“Kita pikirkan substansi dari pidato besar Presiden ya. Yang satu kalimat, dua kalimat digoreng itu saya rasa kita harus apa? Belajar untuk tidak terfokus. Itu algoritma juga itu,” ujar Hasan di Istana, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Hasan kembali menekankan pentingnya melihat keseluruhan pesan yang disampaikan Presiden.

“Satu kalimat, dua kalimat, tapi pikirkan substansi besar dan gagasan besar dari pidato presiden. Sebaiknya seperti itu,” katanya.

Said Didu Soroti Akurasi Data

Sementara itu, Muhammad Said Didu menyampaikan kritik keras terhadap informasi yang masuk ke dalam pidato Presiden.

Said Didu menyebut kelompok yang ia istilahkan sebagai “Geng SOP”, kependekan dari Solo, Oligarki, dan Parcok, telah memasukkan informasi yang menurutnya tidak benar.

“Faksi Geng SOP dalam pemerintahan @prabowo sudah keterlaluan. Menyelundupkan pengupas bawang dan data palsu ke dalam pidato Presiden,” tulis Said Didu melalui akun X pribadinya, dikutip Minggu (16/8/2026).

Pernyataan mengenai adanya “data palsu” merupakan penilaian Said Didu dan belum dapat diposisikan sebagai kesimpulan resmi pemerintah.

Ia bahkan menyampaikan kritik lebih jauh dengan membandingkan persoalan tersebut dengan negara lain.

“Kalau di China atau Korsel, orang seperti itu langsung dihukum mati,” tulisnya.

Garis Polisi di Rumah Susanah Ikut Jadi Perhatian

Di tengah polemik tersebut, rumah Susanah di Cileungsi juga diberitakan terdapat potongan garis polisi berwarna kuning.

Garis itu disebut terlihat terikat pada bagian atap teras rumah semi permanen Susanah. Potongan garis serupa juga dikabarkan terlihat pada pos kamling di ujung gang menuju rumahnya.

Namun, bahan pemberitaan yang tersedia tidak mencantumkan keterangan resmi kepolisian mengenai alasan keberadaan garis tersebut.

Karena itu, keberadaan garis polisi tidak dapat langsung dikaitkan dengan polemik pidato Presiden maupun kehidupan Susanah tanpa penjelasan dari pihak berwenang.

Fakta yang Sudah Diketahui dan Masih Perlu Dijelaskan

Dari rangkaian informasi yang tersedia, sejumlah fakta dapat dibedakan dengan informasi yang masih memerlukan verifikasi.

Prabowo memang menyebut Susanah sebagai buruh pengupas bawang dengan upah Rp700 ribu per kilogram dalam pidatonya. Pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara juga telah menyatakan akan mengecek data tersebut.

Di lapangan, terdapat pekerja yang mengaku menerima upah jauh lebih rendah untuk pekerjaan mengupas bawang. Selain itu, muncul informasi bahwa Susanah sebenarnya bekerja menjahit kain majun dengan bayaran Rp700 per kilogram.

Adapun siapa yang menyusun atau memasukkan angka tersebut ke dalam materi pidato, penyebab perbedaan data, serta apakah terjadi kesalahan penulisan atau penyampaian belum dijelaskan secara resmi dalam bahan yang tersedia.

Polemik pidato Prabowo pengupas bawang pada akhirnya bukan sekadar membahas besarnya upah pekerja. Perdebatan juga menyoroti pentingnya akurasi dan verifikasi data yang digunakan dalam pidato seorang kepala negara, terlebih ketika informasi tersebut menyangkut kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

Hingga keterangan terakhir, publik masih menunggu hasil pengecekan pemerintah mengenai angka Rp700 ribu per kilogram dan penjelasan mengenai pekerjaan Susanah yang sebenarnya.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: berita jakartaLED di Gedung NusantaraPidato Prabowo pengupas bawangProgram Keluarga HarapanProgram Sembako

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

: Istimewa

BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Lima Wilayah Riau, Ada 11 Hotspot

by Dani
3 October 2026
0

Headline.co.id, Pekanbaru ~ BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di...

Dari Kegiatan Sosial hingga Pemberdayaan Masyarakat, Kemenag Libatkan Pemuda dalam Pengelolaan Masjid

Kemenag Buka Ruang Pelibatan Pemuda dalam Pengelolaan Masjid

by Saddam
3 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Agama memperkuat pelibatan pemuda dalam pengelolaan masjid agar mereka tidak hanya menjadi jemaah, tetapi juga terlibat...

: Inflasi Banda Aceh September 2026

Inflasi Banda Aceh Capai 4,69 Persen, Pemko Perkuat Pasar Murah

by Dani
3 October 2026
0

Headline.co.id ~ Banda Aceh – Inflasi Kota Banda Aceh pada September 2026 tercatat 0,25 persen secara bulanan atau month-to-month (mtm)....

: Istimewa

Arman Achdiat Ditunjuk Jadi Kapolda Riau, Herry Kabaharkam

by Dani
3 October 2026
0

Headline.co.id, Pekanbaru ~ Irjen Pol Arman Achdiat ditunjuk sebagai Kapolda Riau menggantikan Irjen Pol Herry Heryawan melalui mutasi dan rotasi...

Polda Metro Jaya Bagikan Paket Bahan Pokok untuk Pengemudi Ojol di Jakarta

Polda Metro Jaya Bagikan 200 Paket Sembako untuk Pengemudi Ojol

by Red07
3 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Polda Metro Jaya membagikan 200 paket bantuan bahan pokok kepada pengemudi ojek online di Jakarta melalui kegiatan...

: Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang dipimpin Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Kamis (1/10/2026).

Pemko Banda Aceh Perkuat Kesiapsiagaan Jelang Agenda Besar

by Dani
3 October 2026
0

Headline.co.id ~ Pemerintah Kota Banda Aceh memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan pelayanan masyarakat menjelang sejumlah agenda...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Statistik Spanyol vs Arab Saudi Rekor Sempurna La Roja Jadi Modal Penting

Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi: Saatnya La Roja Bangkit dan Buru Kemenangan Perdana

21 June 2026
Polemik Pidato Prabowo Pengupas Bawang Said Didu Kritik Data, Hasan Nasbi Bela Substansi

Fakta di Balik Pidato Prabowo Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Viral

18 August 2026
Suzuki Fronx

Suzuki Fronx Tawarkan Compact SUV Modern dan Nyaman, Bisa Dicoba di GIIAS 2026

31 July 2026
Polda Metro Jaya Tegaskan Proses Hukum Kasus Roy Suryo Tetap Berjalan

Polda Metro Jaya Tegaskan Proses Hukum Kasus Roy Suryo Tetap Berjalan

22 June 2026
Insiden Tenggelam di Bendung Sigeduk Samigaluh

Tragedi Wisata di Kulon Progo, Remaja 16 Tahun Tewas Tenggelam di Menoreh River Camp

19 December 2025
Polisi Selidiki Supir Taksi Green SM Terkait Insiden di Bekasi

Polisi Selidiki Supir Taksi Green SM Terkait Insiden di Bekasi

29 April 2026
Pemkab Serdang Bedagai Tingkatkan Kapasitas Kader Posyandu untuk Optimalisasi Layanan Kesehatan

Pemkab Serdang Bedagai Tingkatkan Kapasitas Kader Posyandu untuk Optimalisasi Layanan Kesehatan

22 April 2026

Artikel Terbaru

Alex Marquez leads intense Practice at Motegi, Ogura faces Q1

Alex Marquez Pecahkan Rekor di Practice MotoGP Motegi

3 October 2026
Tutup Rangkaian HUT ke-71 Lalu Lintas, Korlantas Polri Gelar Olahraga Bersama

Tutup Rangkaian HUT ke-71 Lalu Lintas, Korlantas Polri Gelar Olahraga Bersama

3 October 2026
: Komisi IV DPR RI memastikan ketersediaan beras nasional dalam kondisi aman. Kepastian tersebut disampaikan setelah melakukan kunjungan kerja ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta, Jumat (2/10/2026), untuk melihat langsung kondisi stok, pasokan, dan harga beras di pasaran. (Dok. Kementan)

Komisi IV DPR Pastikan Stok Beras Aman, Produksi 2026 Naik

3 October 2026
: Istimewa

Sekolah Rakyat Riau di Siak Hulu Kejar Tujuh Syarat

3 October 2026
Siaran Pers: WIG Talks 2026 Bedah Strategi Transformasi Gastronomi sebagai Penggerak Ekonomi Berkelanjutan

WIG Talks 2026 Dorong Gastronomi Jadi Penggerak Ekonomi

3 October 2026
Kemenangan Perdana Pelatih Jerman Jurgen Klopp melawan Serbia 2-0

Kemenangan Perdana Jurgen Klopp, Jerman Tekuk Serbia 2-0

3 October 2026
Polrestabes Bandung Tangkap Pelaku Pencurian Kabel Traffic Light

Pencurian Kabel Traffic Light Bandung, Satu Pelaku Ditangkap

3 October 2026

Popular Story

: Sejumlah pejabat yang berkunjung di SRI Boalemo. (foto PPID)
Nasional

MPLS Sekolah Rakyat Boalemo Tekankan Pendidikan Gratis dan Inklusif

by Aditya
1 October 2026
0

Headline.co.id, Boalemo ~ Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terintegrasi...

Read moreDetails

FKLPID Kobar Selaraskan Pelatihan Kerja dengan Kebutuhan Industri

Gladi Tsunami Sumbar: Evakuasi Warga Masih 30-40 Menit

Bakti Sosial Satgas Damai Cartenz Bantu Pelajar di Mewoluk

Menag Minta Ditjen Pesantren Susun Roadmap untuk 42 Ribu Pesantren

Indonesia-Prancis Dorong Investasi Konkret di Energi Bersih dan Digital

Literasi Hukum KY Diperkuat lewat Teori dan Praktik Penegakan Hukum

Inflasi AS Jadi Penentu Harga Emas, XAU/USD Rebound tetapi Tekanan Suku Bunga Masih Membayangi

Viral Dugaan Klitih di Depan Mercu Gejayan, Polisi Ungkap Kronologi Tiga Pemuda Terjatuh dan Bawa Gesper

Kebocoran Gas di Pekayon, Polisi Panggil Manajemen Perusahaan

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.