Headline.co.id, Serdang Bedagai ~ Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) berkomitmen memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Bupati Sergai, Darma Wijaya, mengungkapkan hal ini saat membuka kegiatan peningkatan kapasitas kader Posyandu di Aula Sultan Serdang, Kompleks Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, pada Selasa (21/4/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader Posyandu dalam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) kesehatan.
Bupati Darma Wijaya menekankan pentingnya peran Posyandu yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari ibu hamil hingga lansia. Dengan adanya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024, Posyandu semakin strategis sebagai lembaga kemasyarakatan desa yang melayani seluruh siklus hidup. Keberhasilan transformasi Posyandu, menurutnya, sangat bergantung pada kualitas kader di lapangan.
“Kunci keberhasilan transformasi Posyandu khususnya bidang SPM kesehatan terletak pada kapasitas kader melalui penguasaan 25 kompetensi dasar. Kader yang terlatih akan mampu menjadi agen perubahan perilaku hidup sehat di tengah masyarakat,” tegas Darma Wijaya. Ia juga menekankan bahwa Posyandu harus berkembang menjadi pusat edukasi keluarga, tidak hanya sebatas tempat penimbangan balita.
Bupati juga mendorong kader Posyandu untuk aktif memberikan edukasi terkait gizi, imunisasi, kesehatan ibu hamil, pencegahan stunting, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Selain itu, ia meminta adanya penguatan kolaborasi kader Posyandu dengan bidan desa, puskesmas, dan pemerintah desa agar penanganan setiap permasalahan kesehatan dapat dilakukan secara cepat dan tepat. “Jadikan pelatihan ini sebagai bekal untuk bekerja lebih profesional, sistematis, dan terukur,” tambahnya.
Ketua Pembina Posyandu Sergai, Rosmaida Darma Wijaya, menyatakan bahwa Posyandu merupakan wujud nyata partisipasi masyarakat yang perlu terus didukung secara berkelanjutan. “Posyandu sebagai perwujudan dari peran serta masyarakat tidak serta merta hadir dan bergerak dengan sendirinya, dukungan pemerintah terus diupayakan agar Posyandu tetap eksis dan menjadi gerbang terdepan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.
Rosmaida menambahkan bahwa peningkatan kapasitas kader melalui penguasaan 25 kompetensi dasar merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat. “Dengan menguasai 25 kompetensi dasar, para kader Posyandu akan mampu memberikan pelayanan yang lebih profesional dan berkualitas. Angka stunting bisa kita turunkan, cakupan imunisasi bisa kita tingkatkan,” katanya.
Sebagai Ketua TP PKK Sergai, Rosmaida mengajak seluruh pihak untuk menjadikan Posyandu sebagai pusat pertumbuhan generasi yang sehat dan berdaya saing. “Mulai dari Posyandu, kita wujudkan Kabupaten Sergai yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujarnya. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader, sehingga pelayanan Posyandu semakin optimal dalam mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat, cerdas, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.






















