Headline.co.id, Jakarta ~ Pemulihan infrastruktur listrik dan telekomunikasi di Nusa Tenggara Timur (NTT) pascagempa berkekuatan M7,7 hampir mencapai 100 persen. Gempa yang terjadi pada awal bulan ini telah menyebabkan kerusakan signifikan pada berbagai fasilitas umum. Namun, pemerintah dan pihak terkait bergerak cepat untuk memulihkan kondisi tersebut. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, menyatakan bahwa upaya pemulihan dilakukan dengan prioritas tinggi untuk memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas normal.
Menurut Arifin, pemulihan infrastruktur listrik telah mencapai 98 persen, sementara telekomunikasi sudah pulih hingga 95 persen. “Kami bekerja sama dengan PLN dan operator telekomunikasi untuk mempercepat proses pemulihan ini,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa tim di lapangan bekerja siang dan malam untuk memastikan pasokan listrik dan jaringan komunikasi kembali normal secepat mungkin.
Selain itu, pemerintah juga memastikan bahwa dana penanganan bencana dan respons cepat tetap tersedia. Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menegaskan bahwa anggaran untuk penanganan bencana telah disiapkan dan dapat digunakan segera sesuai kebutuhan. “Kami memastikan bahwa tidak ada hambatan dari sisi pendanaan untuk mendukung pemulihan infrastruktur dan bantuan kepada masyarakat terdampak,” kata Sri Mulyani.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pemerintah berkomitmen untuk menyelesaikan pemulihan infrastruktur sepenuhnya dalam waktu dekat. Langkah-langkah strategis telah disusun untuk mengantisipasi kemungkinan bencana serupa di masa depan. Dengan koordinasi yang baik pemerintah pusat, daerah, dan pihak swasta, diharapkan pemulihan ini dapat menjadi contoh penanganan bencana yang efektif dan efisien.



















