Proyek Double Track Akibatkan Dua Rumah di Menteng Rusak

  • Whatsapp
Ilustrasi Proyek Double Track
Ilustrasi Proyek Double Track

Headline.co.id (Jakarta) ~ Proyek double track dari Stasiun Cikini ke Stasiun Manggarai akibatkan dua rumah di Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat, mengalami kerusakan.

baca juga: SD Budi Mulia Dua Pandeansari Lakukan Vaksinasi Covid-19 Tahap 1 Secara Serempak

Terkait dengan kerusakan tersebut, Lurah Menteng telah menyurati PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk bertanggungjawab atas kerusakan. Namun belum ada tindak lanjut dari PT KAI.

“Dua rumah yang mengalami kerusakan itu terdapat di RT 014 RW 008 Kelurahan Menteng,” kata Lurah Menteng Radius Perkasa.

Radius menyampaikan bahwa dua rumah yang terdampak proyek tersebut tidak dibebaskan namun terdampak dari proyek tersebut.

baca juga: Kumpulan Puisi Corona dan Pantun Tentang Covid-19

Ia menambahkan bahwa warga yang terdampak sudah sejak awal Februari lalu mengeluhkan kerusakan rumahnya. hal tersebut sudah dirapatkan dan warga sudah komplain namun hanya diberikan jawaban nanti ditindaklanjuti sementara hingga saat ini belum selesai.

Dilansir dari Kompas.com, Radius juga sudah menyurati PT KAI untuk mengingatkan agar mereka menyelesaikan kewajibannya. surat tersebut dikirim pada tanggal 24 Februari lalu dan ditujukan kepada PT KAI Asset Daop 1.

Dalam surat itu disebutkan bahwa kondisi rumah warga hampir roboh. Radius pun mengingatkan PT KAI untuk menyelesaikan perbaikan dalam waktu yang tidak terlalu lama.

baca juga: Harga Gabah dan Beras Tak Manusiawi, Petani di OKU Timur Menjerit

“Mengingat curah hujan saat ini yang cukup tinggi dan dikhawatirkan menggerus tanah rumah warga dimaksud,” ujar Radius dalam surat tersebut.

Sementara, Saat dikonfirmasi Kompas.com, Humas PT KAI Daop I Eva Chairunisa meminta masalah ini ditanyakan kepada satuan kerja Ditjen Perkeretaapian (DJKA).

baca juga: Tanya Veronika Asisten Virtual Layanan Pelanggan dan Hiburan dari Telkomsel

Eva menuturkan bahwa kewenangan pembangunan tersebut ada di DJKA, dan terkait surat tersebut sudah diteruskan ke Satker DJKA.

Sementara, Namun, Humas DJKA Supandi mengaku baru mengetahui adanya surat dari lurah terkait kerusakan rumah warga itu.

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *