Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkomdigi) bergerak cepat dalam memantau dan memulihkan jaringan telekomunikasi yang terdampak gempa bumi di Flores. Gempa yang terjadi pada tanggal 14 Agustus 2026 ini mengakibatkan gangguan signifikan pada infrastruktur telekomunikasi di wilayah tersebut. Upaya pemulihan ini menjadi prioritas utama untuk memastikan komunikasi dapat kembali normal secepat mungkin.
Menurut pernyataan resmi dari Kemkomdigi, tim teknis telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penilaian kerusakan dan mempercepat proses perbaikan. “Kami berkomitmen untuk memulihkan layanan telekomunikasi agar masyarakat dapat kembali berkomunikasi dengan lancar,” ujar juru bicara Kemkomdigi. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa informasi penting dapat terus disampaikan dan diterima oleh masyarakat, terutama dalam situasi darurat seperti ini.
Selain itu, Kemkomdigi juga berkoordinasi dengan operator telekomunikasi untuk mengoptimalkan penggunaan jaringan yang masih berfungsi. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir dampak gangguan dan memastikan akses komunikasi tetap tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan. Operator telekomunikasi juga diminta untuk memberikan laporan berkala mengenai kondisi jaringan dan upaya yang telah dilakukan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kemkomdigi menegaskan bahwa pemulihan jaringan telekomunikasi di Flores akan terus dipantau hingga situasi benar-benar stabil. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari pihak berwenang. Dengan langkah-langkah yang telah diambil, diharapkan layanan telekomunikasi dapat segera pulih dan mendukung aktivitas masyarakat di wilayah terdampak.



















