Headline.co.id, Jakarta ~ Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kerja sama lembaga negara dan masyarakat dalam upaya membangun bangsa. Pernyataan ini disampaikan pada Sabtu, 15 Agustus 2026, dalam sebuah acara yang menyoroti peran kolaboratif pemerintah dan rakyat untuk mencapai tujuan nasional. Presiden Prabowo menegaskan bahwa sinergi ini merupakan kunci dalam menghadapi tantangan global dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyatakan bahwa pemerintah telah menjalankan 121 kebijakan transformatif dalam 21 bulan terakhir. Kebijakan-kebijakan ini dirancang untuk memperkuat ekonomi dan menciptakan lapangan kerja baru. “Kita harus memastikan bahwa investasi yang masuk ke negara kita benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat, terutama dalam hal penciptaan lapangan kerja,” ujar Prabowo.
Presiden juga menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen, dengan menekankan bahwa investasi harus diarahkan untuk menciptakan peluang kerja yang lebih luas. Menurutnya, pencapaian target ini hanya mungkin jika ada kerja sama yang erat pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. Ia menambahkan bahwa setiap kebijakan yang diambil harus berorientasi pada kepentingan rakyat dan pembangunan berkelanjutan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain itu, Prabowo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam pembangunan nasional. Ia percaya bahwa dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, Indonesia dapat mencapai kemajuan yang signifikan. “Kerja sama yang baik pemerintah dan rakyat adalah fondasi yang kuat untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi bangsa ini,” tutup Presiden Prabowo dalam pidatonya.





















