Headline.co.id, Kubu Raya ~ Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus berupaya menangani dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang belum usai di wilayah mereka. Pada Jumat, 14 Agustus 2026, pemerintah setempat mengumumkan distribusi 10 ribu masker kepada warga sebagai langkah mitigasi terhadap kualitas udara yang memburuk akibat kebakaran tersebut.
Langkah ini diambil setelah kualitas udara di Kubu Raya mengalami penurunan signifikan, yang dapat berdampak buruk pada kesehatan masyarakat. Pemerintah daerah bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan masker dapat segera diterima oleh warga yang membutuhkan. “Kami berkomitmen untuk melindungi kesehatan masyarakat di tengah situasi ini,” ujar salah satu pejabat pemerintah setempat.
Selain distribusi masker, pemerintah juga terus memantau perkembangan karhutla dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pemadaman. Tim gabungan yang terdiri dari petugas pemadam kebakaran, TNI, dan Polri dikerahkan untuk memadamkan api dan mencegah penyebaran lebih lanjut. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi dampak negatif dari karhutla yang masih berlangsung.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pemerintah Kubu Raya juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang. Warga diharapkan mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker saat berada di luar rumah. Langkah-langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan dan kesehatan masyarakat tetap terjaga selama masa darurat ini.


















