Headline.co.id, Padang ~ Pemerintah Kota Padang bergerak cepat dalam menangani dampak banjir yang merendam 92 sekolah di wilayahnya. Banjir yang terjadi baru-baru ini telah mengganggu aktivitas belajar-mengajar, sehingga pemulihan fasilitas pendidikan menjadi prioritas utama. Langkah ini diambil untuk memastikan proses pendidikan dapat kembali berjalan normal secepat mungkin.
Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah, menyatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan tim untuk melakukan penilaian kerusakan dan mempercepat proses pemulihan. “Kami berkomitmen untuk memulihkan fasilitas pendidikan yang terdampak banjir. Tim kami sudah turun ke lapangan untuk menilai kerusakan dan menentukan langkah-langkah yang diperlukan,” ujarnya.
Selain itu, Pemkot Padang juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan ketersediaan logistik dan bantuan darurat bagi sekolah-sekolah yang terdampak. Bantuan ini mencakup peralatan belajar, buku, dan kebutuhan dasar lainnya yang diperlukan oleh siswa dan guru. “Kami ingin memastikan bahwa tidak ada siswa yang tertinggal dalam proses belajar akibat bencana ini,” tambah Mahyeldi.
Pemulihan ini diharapkan dapat selesai dalam waktu dekat agar kegiatan belajar-mengajar dapat kembali normal. Pemkot Padang juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan. Dengan langkah-langkah yang telah diambil, diharapkan dampak banjir dapat diminimalisir dan proses pendidikan di Padang dapat segera pulih.

















