Headline.co.id, Bek Andalan Persebaya ~ Rachmat Irianto, menyoroti perjuangan keras timnya dalam meraih kemenangan atas Arema FC di babak semifinal Piala Presiden 2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Selasa (4/8) malam WIB itu berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk keunggulan Persebaya. Irianto menekankan bahwa padatnya jadwal pertandingan menjadi tantangan utama yang harus dihadapi para pemain, sehingga mental dan kerja keras menjadi faktor penentu keberhasilan Green Force melaju ke final.
Gol tunggal yang memastikan langkah Persebaya ke partai puncak dicetak oleh Yuran Fernandes melalui sundulan pada masa injury time babak pertama, tepatnya pada menit ke-45+5. Meskipun Arema FC harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-66, pertandingan tetap berlangsung sengit hingga peluit akhir dibunyikan. Irianto mengakui bahwa kelelahan akibat jadwal yang padat mempengaruhi performa tim di lapangan.
Jadwal Piala Presiden 2026 yang padat memang menjadi ujian tersendiri bagi Persebaya. Dalam waktu singkat, tim harus menjalani beberapa pertandingan dengan intensitas tinggi, disertai waktu pemulihan yang terbatas serta perjalanan antarkota. Irianto menyatakan bahwa situasi ini memaksa seluruh pemain untuk bekerja ekstra dalam menjaga kondisi fisik agar tetap siap bertanding.
Meskipun menghadapi kondisi yang cukup berat, Irianto memberikan apresiasi terhadap semangat juang seluruh pemain yang mampu bertahan hingga akhir pertandingan. Kini, fokus Persebaya beralih pada pemulihan kondisi fisik, mengingat mereka hanya memiliki waktu satu hari untuk recovery sebelum menghadapi Persib Bandung di final Piala Presiden 2026 pada Kamis (6/8). Persib sebelumnya telah memastikan tempat di final setelah mengalahkan Persija Jakarta di babak semifinal.

















