Headline.co.id, Jakarta ~ PSS Sleman menelan kekalahan 1-2 dari Dewa United Banten FC pada pekan ketiga BRI Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut berlangsung di Banten International Stadium dengan kemenangan menjadi milik tim tuan rumah. Dewa United membuka keunggulan melalui Taisei Marukawa dan Carlos Iury Bezerra da Silva, sedangkan PSS Sleman hanya mampu membalas lewat Christophe Nduwarugira. PSS Sleman meningkatkan tekanan setelah tertinggal, tetapi peluang menyamakan kedudukan pada penghujung laga belum berbuah gol.
PSS Sleman dan Dewa United Imbang pada Babak Pertama
PSS Sleman mengawali laga dengan perubahan komposisi pemain. Pedro Caracoci dipercaya mengawal gawang, sementara Fachruddin Aryanto tampil sebagai bek tengah.
Sejak awal pertandingan, PSS Sleman berupaya membangun serangan melalui penguasaan bola. Kombinasi Melvyn Lorenzen, Matheus Fornazari, dan Riko Simanjuntak menjadi salah satu tumpuan Super Elang Jawa dalam menginisiasi serangan ke lini belakang Dewa United.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Di sisi lain, serangan Dewa United dapat diredam oleh lini belakang PSS Sleman. Pertahanan PSS menerapkan penjagaan individu dan area untuk membatasi pergerakan pemain tuan rumah.
Kedua tim sama-sama memiliki upaya untuk menciptakan peluang, tetapi tidak ada gol yang tercipta hingga babak pertama berakhir. Skor tetap imbang saat para pemain memasuki jeda pertandingan.
Dewa United Mencetak Dua Gol pada Babak Kedua
Dewa United langsung mengambil kesempatan pada awal babak kedua. Empat menit setelah pertandingan dilanjutkan, Taisei Marukawa membawa tuan rumah unggul pada menit ke-49.
Gol itu berawal dari umpan dari sisi kanan. Taisei Marukawa kemudian melepaskan tendangan keras yang tidak mampu dibendung Pedro Caracoci. Dewa United pun memimpin 1-0 atas PSS Sleman.
Dalam keadaan unggul, Dewa United tetap memberikan tekanan. Upaya tersebut kembali menghasilkan gol pada menit ke-57 melalui Carlos Iury Bezerra da Silva.
Tendangan Carlos Iury Bezerra da Silva membentur pemain PSS Sleman dan berubah arah. Perubahan arah bola tersebut membuat Pedro Caracoci terkecoh sehingga Dewa United menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Gol Christophe Nduwarugira Menghidupkan Peluang PSS
PSS Sleman merespons ketertinggalan dengan meningkatkan penguasaan bola dan intensitas serangan. Tekanan tersebut menghasilkan gol pada menit ke-72.
Gol PSS Sleman bermula dari sepak pojok yang dieksekusi Moussa Bagayoko. Christophe Nduwarugira kemudian melepaskan sepakan keras untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Gol tersebut kembali menghidupkan momentum PSS Sleman. Tim berjuluk Super Elang Jawa itu terus berusaha menciptakan peluang untuk menyamakan kedudukan.
Namun, dua peluang pada penghujung pertandingan melalui Dimas Drajad dan Cleberson Martins de Souza masih dapat dipatahkan lini belakang Dewa United. Hingga peluit akhir dibunyikan, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan tuan rumah.
Pieter Huistra Nilai Laga Berjalan Berimbang
Pelatih Kepala PSS Sleman Pieter Huistra menilai pertandingan berjalan berimbang. Menurutnya, sejumlah momen penting menjadi pembeda dalam laga tersebut.
“Pertandingan seperti ini cukup berimbang. Satu atau dua momen bisa membuat perbedaan besar. Menurut saya, hari ini kami sedikit kurang beruntung,” ujar Pieter.
Pieter menilai PSS Sleman juga memiliki sejumlah peluang untuk mencetak gol. Ia menyebut timnya bahkan sempat mempunyai kesempatan untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada penghujung pertandingan.
“Dari dua gol yang kami kebobolan, sebenarnya kami juga memiliki beberapa peluang. Pada akhirnya, kami punya peluang untuk membuat skor menjadi 2-2. Menurut saya, hasil 2-2 akan lebih mencerminkan jalannya pertandingan hari ini,” katanya.
Meski kembali gagal meraih hasil yang diharapkan, Pieter Huistra tetap optimistis terhadap peluang PSS Sleman pada pertandingan berikutnya. Ia menyadari tim masih membutuhkan waktu untuk semakin menyatu dan beradaptasi dengan level kompetisi yang lebih tinggi.
Pieter meyakini kesempatan PSS Sleman untuk meraih poin akan terbuka pada pertandingan-pertandingan berikutnya.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















