Headline.co.id, Tangerang ~ PSS Sleman menjalani pertandingan tandang pada pekan ketiga BRI Super League 2026/2027 di Banten International Stadium, Minggu, 20 September 2026. Salah satu pendukungnya, Dika, datang dari Tangerang bersama pacarnya untuk memberikan dukungan langsung kepada Laskar Sembada. Ia menempuh perjalanan menggunakan mobil sewaan yang tidak dilengkapi pendingin udara demi menyaksikan pertandingan tersebut. Dukungan itu diberikan karena kecintaannya kepada PSS Sleman yang tumbuh sejak mengenal Brigata Curva Sud (BCS) pada 2016.
Perjalanan Suporter PSS Sleman dari Tangerang
Pertandingan tandang PSS Sleman di Banten International Stadium tidak hanya menjadi urusan tim dan strategi di lapangan. Bagi para pendukung, laga tersebut juga menjadi kesempatan untuk membawa dukungan secara langsung, meski harus menempuh perjalanan dari daerah asal mereka.
Dika menjadi salah satu suporter PSS Sleman yang melakukan perjalanan dari Tangerang menuju stadion. Ia datang bersama pacarnya dengan menggunakan mobil sewaan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Saya Dika, PSS Fans asli Tangerang. Ini kisah perjalanan kami menuju Banten International Stadium—menembus jarak berdua bersama pacar,” kata Dika.
Perjalanan tersebut tidak sepenuhnya berlangsung nyaman. Mobil sewaan yang digunakan Dika tidak memiliki pendingin udara. Kondisi itu menjadi tantangan tersendiri karena perjalanan berlangsung di tengah cuaca Serang yang disebutnya terasa hangat.
“Uniknya, mobil sewaan ini minus pendingin udara—padahal kita tahu sendiri betapa hangatnya cuaca Serang,” ujarnya.
Meski demikian, keterbatasan selama perjalanan tidak mengurangi keinginannya untuk hadir mendukung PSS Sleman. Jarak dan rasa tidak nyaman justru menjadi bagian dari cerita dukungan yang ia bawa menuju stadion.
Prediksi Kemenangan PSS Sleman
Sebelum pertandingan dimulai, Dika menyampaikan harapannya agar PSS Sleman mampu meraih kemenangan. Ia memprediksi tim kebanggaannya dapat mencetak tiga gol dan hanya kebobolan satu gol.
“Prediksi skor untuk pertandingan sore ini, 3-1 untuk PSS,” kata Dika.
Prediksi tersebut menjadi bentuk keyakinan seorang suporter terhadap tim yang didukungnya. Namun, hasil pertandingan kemudian tidak berpihak kepada harapan Dika. Doa dan prediksi yang disampaikan sebelum laga belum berujung pada kemenangan PSS Sleman.
Sumber artikel tidak mencantumkan skor akhir pertandingan. Meski demikian, hasil tersebut tidak membuat dukungan Dika kepada PSS Sleman berhenti.
Harapan PSS Sleman di Akhir Musim
Setelah pertandingan, Dika tetap menyampaikan harapan bagi perjalanan PSS Sleman hingga akhir musim. Ia berharap tim berjuluk Laskar Sembada tersebut mampu memenuhi target yang diinginkan.
“Harapan saya, semoga target 10 besar tercapai,” ujar Dika.
Harapan itu menunjukkan bahwa dukungan tidak hanya diberikan ketika PSS Sleman meraih hasil positif. Bagi Dika, perjalanan menuju Banten International Stadium dan kehadiran di laga tandang menjadi bagian dari dukungan yang terus ia berikan kepada klub.
Mengenal PSS Sleman melalui BCS
Dika mengatakan dirinya mulai mengenal PSS Sleman sekitar 10 tahun lalu. Perkenalan itu terjadi melalui aktivitas Brigata Curva Sud atau BCS, kelompok pendukung setia Laskar Sembada.
“Mengenal PSS sejak 2016, mendukung PSS karena melihat dukungan BCS kepada PSS,” kata Dika.
Dukungan BCS menjadi hal yang membuat Dika tertarik mengikuti PSS Sleman. Sejak saat itu, kecintaannya kepada klub terus bertahan hingga membawanya melakukan perjalanan dari Tangerang ke Banten International Stadium.
Kisah Dika memperlihatkan bahwa dukungan untuk PSS Sleman tidak hanya hadir dari kawasan Maguwoharjo. Semangat tersebut juga tumbuh di kalangan suporter yang berada jauh dari Bumi Sembada, termasuk mereka yang rela menempuh perjalanan demi menyaksikan tim kesayangannya bertanding.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















